Menteri PU Dukung Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat

Selasa, 1 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PU Repubulik Indonesia, Dody Hanggodo, mendengarkan pemaparan mengenai rencana pembanguan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Nasional disampaikan Kepala Dinas PUPP Provinsi Kepri di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (29/8/2026). Nampak hadir Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah. (Sumber: Prokompim Setda Kota Tanjungpinang

Menteri PU Repubulik Indonesia, Dody Hanggodo, mendengarkan pemaparan mengenai rencana pembanguan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Nasional disampaikan Kepala Dinas PUPP Provinsi Kepri di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (29/8/2026). Nampak hadir Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah. (Sumber: Prokompim Setda Kota Tanjungpinang

Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Dukungan itu disampaikan Dody saat mengunjungi Pulau Penyengat, Sabtu (29/8/2026). Menteri PU mendapat paparan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Rodi Yantari, di depan maket Museum dan Monumen Tugu Bahasa Nasional yang berada di Balai Adat.

Rodi mengatakan Dody juga menawarkan dukungan untuk sejumlah infrastruktur pendukung pembangunan kawasan tersebut.

“Beliau (Menteri PU) mau membantu dan men-support sejumlah infrastruktur pendukung. Di antaranya renovasi Balai Adat, pelabuhan dan pelataran yang ada di depan Balai Adat,” kata Rodi, Minggu (30/8/2026).

Dody turut mengapresiasi langkah Pemprov Kepri yang mengalokasikan Rp100 miliar untuk pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional. Anggaran tersebut telah masuk tahap kontrak dan pembangunan dijadwalkan berlangsung pada 2026.

Baca Juga :  Ansar Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pendapatan Kepri Tembus Rp3,71 T

“Beliau sangat antusias dan mendukung penuh,” ujar Rodi.

Menurut Rodi, pembangunan museum dan monumen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kepri memperkuat Pulau Penyengat sebagai pusat sejarah dan kebudayaan Melayu sekaligus destinasi pariwisata yang terintegrasi.

“Dan yang terpenting adalah, melalui Museum dan Monumen Bahasa ini kita menunjukkan bahwa di sinilah, di Pulau Penyengat adalah tempat lahirnya Bahasa Indonesia yang bukan hanya menjadi kebanggaan Kepulauan Riau, tetapi kebanggaan nasional,” katanya.

Rodi menegaskan pembangunan tersebut membutuhkan komitmen dan kolaborasi pemerintah pusat, Pemprov Kepri, serta Pemko Tanjungpinang.

Kementerian PU juga memberi perhatian terhadap pengembangan Pulau Penyengat sebagai kawasan wisata sejarah dan pusat peradaban Melayu. Dalam beberapa tahun terakhir, kementerian telah melakukan penataan dan meningkatkan kualitas permukiman di pulau tersebut.

Dody mengatakan Kementerian PU akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas perbaikan pelantar di Pulau Penyengat.

“Kementerian PU akan menghitung total kebutuhan anggaran untuk penataan lanjutan Pulau Penyengat,” kata Dody.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Sumsel Pelajari Pemanfaatan TIK Pemprov Kepri

Ia juga mendukung pengembangan Pulau Penyengat sebagai pusat budaya nasional dan pariwisata.

Untuk mendukung rencana tersebut, Kementerian PU meminta Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang segera berkoordinasi dengan balai Kementerian PU di daerah. Koordinasi itu diperlukan untuk menyiapkan readiness criteria, termasuk dokumen perencanaan dan administrasi.

Kementerian PU menargetkan dukungan penataan Pulau Penyengat dapat dilakukan secara bertahap melalui APBN mulai 2027.

Dalam kunjungan kerjanya, Dody meninjau sejumlah lokasi di Tanjungpinang. Selain Pulau Penyengat, ia melihat kondisi Dermaga Pelantar Kuning yang menghubungkan Tanjungpinang dengan Pulau Penyengat.

Menteri PU juga meninjau lahan rencana pembangunan RSUD di Dompak, progres pembangunan Waduk Jalan Srikaton, serta GOR yang masuk dalam usulan strategis Pemko Tanjungpinang.

Dody kemudian meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Madong. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2027.

Editor: Rega

Berita Terkait

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi
Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara
Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan
Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan
Nyanyang Salurkan Sembako untuk Kaum Dhuafa Lewat Jumat Berkah
Pertamina Tinjau Fuel Terminal Sei Siak, Perkuat Keandalan Distribusi BBM di Riau
Pemprov Kepri Buka Peluang Koperasi dan UMKM Masuk Rantai Pasok MBG

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:17

Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:15

Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:17

Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Berita Terbaru