Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha Djumaryo menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan Pulau Penyengat, termasuk pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa.
Giring menyampaikan dukungan itu saat menerima Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
“Kementerian Kebudayaan siap mendukung penuh pengembangan Pulau Penyengat. Penataan kawasan ini harus memperkuat pembelajaran sejarah maritim Melayu bagi masyarakat,” kata Giring.
Dalam audiensi tersebut, Ansar memaparkan rencana pengembangan Pulau Penyengat sekaligus melaporkan kesiapan pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa. Pemprov Kepri telah menyiapkan anggaran dan desain pembangunan.
Ansar juga meminta pemerintah pusat memperkuat dukungan terhadap penataan dan pelestarian Pulau Penyengat sebagai kawasan cagar budaya nasional dan pusat sejarah Kesultanan Riau-Lingga.
“Pulau Penyengat menjadi destinasi unggulan wisata sejarah di Kepri dan terus menarik wisatawan mancanegara,” ujar Ansar.
Ia menyebut wisatawan dari Singapura, Malaysia, Italia, dan Prancis rutin berkunjung ke Pulau Penyengat. Kawasan itu juga kerap menerima kunjungan mahasiswa serta pejabat dari negara tetangga.
Menutup pertemuan, Ansar mengundang Giring untuk mengunjungi Pulau Penyengat dan melihat langsung potensi sejarah serta budaya yang dimiliki pulau tersebut.
Editor: Bibah






