Air Terjun Temburun, Surga Alam Bertingkat di Kepulauan Anambas

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air Terjun Temburun, atau air terjun tujuh tingkat, berdiri megah di Desa Batu Belah,  Siantan, Tarempa, Kepulauan Anambas, Kepri

Air Terjun Temburun, atau air terjun tujuh tingkat, berdiri megah di Desa Batu Belah, Siantan, Tarempa, Kepulauan Anambas, Kepri

Air Terjun Temburun, atau dikenal sebagai air terjun tujuh tingkat, berdiri megah di Desa Batu Belah, Kecamatan Siantan, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Destinasi wisata alam ini menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Air terjun setinggi 250 meter dari permukaan laut ini menyuguhkan aliran air yang dingin dan deras sepanjang tahun, bahkan saat musim kemarau. Setiap akhir pekan, warga dan wisatawan memanfaatkan kawasan ini untuk bersantai dan menikmati alam.

Pengunjung bisa bermain air atau bersantai di gazebo yang tersedia. Fasilitas seperti toilet umum juga sudah disiapkan. Pengelola mengimbau wisatawan tetap sopan dan menjaga kebersihan dengan membawa pulang sampah makanan maupun minuman.

Baca Juga :  Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang: Jejak Sejarah Awal Batam

Perjalanan menuju Air Terjun Temburun menyuguhkan pemandangan hutan hijau dan rumah-rumah warga. Meski akses jalan sudah beraspal, pengunjung tetap perlu berhati-hati karena beberapa ruas jalan menanjak dan berbukit.

Sesampainya di lokasi, rasa lelah langsung terbayar. Pemandangan laut biru dari ketinggian, deretan rumah penduduk, dan gemuruh air terjun menciptakan suasana yang menenangkan dan membuat pengunjung betah berlama-lama.

Namun, wisatawan perlu waspada saat musim hujan. Pada akhir tahun, debit air bisa meningkat dan meluap hingga ke jalan dan permukiman warga di bawahnya.

Baca Juga :  Penyelundupan129, 965 Ribu Benih Lobster Digagalkan

“Kalau masuk November hingga Desember, air pasti naik. Jalan dan rumah di bawah sering terdampak. Bahkan dulu pernah ada korban jiwa, jadi sekarang warga sudah antisipasi dengan mengungsi sementara,” ujar Dea, warga setempat.

Sebagai salah satu kabupaten termuda di Kepulauan Riau, Anambas menawarkan panorama maritim yang memukau. Wisatawan bisa mencapai daerah ini melalui jalur udara maupun laut. Selain itu, Anambas juga memiliki fasilitas modern serta beragam kuliner, khususnya hidangan laut yang menggugah selera.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Dua Restoran Indonesia Masuk Asia’s 50 Best Restaurants 2026
Menelusuri Jejak Sejarah Batam di Museum Raja Ali Haji
Wapres Gibran Tindaklanjuti Masalah dan Target Pariwisata Khususnya di Bali
Indonesia Raih “Experiential & Cultural Tourism Award” di OTM Mumbai 2026
Menpar Minta Industri Perhotelan Kelola Sampah Secara Mandiri
Pariwisata Indonesia Raih Puluhan Penghargaan Internasional Awal 2026
HARRIS Batam Centre Hadirkan Menu Nusantara Spesial Ramadan 1447 H
Hotel KITA Jadi Pilihan Penginapan Nyaman di Tanjungpinang
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dua Restoran Indonesia Masuk Asia’s 50 Best Restaurants 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:04 WIB

Menelusuri Jejak Sejarah Batam di Museum Raja Ali Haji

Senin, 16 Februari 2026 - 19:35 WIB

Wapres Gibran Tindaklanjuti Masalah dan Target Pariwisata Khususnya di Bali

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:01 WIB

Indonesia Raih “Experiential & Cultural Tourism Award” di OTM Mumbai 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:55 WIB

Menpar Minta Industri Perhotelan Kelola Sampah Secara Mandiri

Berita Terbaru

Kepala Diskominfo Kota Batam Rudi Panjaitan

Pemerintahan

Pemko Batam Gelar Salat Istisqa Senin Pagi di Dataran Engku Putri

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berdialog dengan pengurus Kadin Kepri periode 2026–2030 di Pulau Penyengat, Sabtu (28/3/2026). Pertemuan ini seabagai ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai potensi pengembangan daerah. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Ansar dan Kadin Kepri, Bahas Potensi Pengembangan Pulau Penyengat

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:30 WIB