Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sumatera Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Ballroom Hotel Pacific Palace, Batam, Sabtu (27/6/2026).
Rakorwil mengusung tema “Momentum Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Otonomi Daerah Asimetris, dan Penguatan Kelembagaan DPRD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.”
Ansar menegaskan, sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci percepatan pembangunan daerah. Karena itu, Rakorwil harus menghasilkan gagasan strategis dan rekomendasi konkret yang berpijak pada kebutuhan serta kearifan lokal masing-masing daerah.
“Kita berharap kelembagaan DPRD kabupaten semakin kuat dan memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam mendukung pembangunan serta tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Ansar.
Dalam kesempatan itu, Ansar juga memaparkan berbagai potensi unggulan Kepulauan Riau. Mulai dari pengembangan sektor pariwisata sebagai hub wisata internasional Sumatera, potensi kelautan dan perikanan dengan produksi tangkap mencapai 1,3 juta ton per tahun, hingga peluang investasi melalui lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni KEK Batam Galang, Batam Aero Technik, Tanjung Sauh, Pariwisata dan Kesehatan Nasional, serta Nongsa Digital Park.
Sementara itu, Ketua Umum ADKASI Siswato menilai revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 menjadi momentum memperkuat fungsi DPRD kabupaten sebagai penyelenggara pemerintahan daerah yang sejajar dengan kepala daerah.
“Anggota DPRD merupakan mitra kepala daerah. Karena itu, fungsi dan kewenangan DPRD harus diperkuat agar mampu menjalankan tugasnya secara optimal,” tegas Siswato.
Editor: Yuli






