Aparat Ungkap 800 Kg Ketamine HCl di Kapal MV Fuchangxing I

Selasa, 1 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri, BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Polda Kepri mengungkap kasus tersebut dalam konferensi pers di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Selasa (1/9/2026).

Bareskrim Polri, BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Polda Kepri mengungkap kasus tersebut dalam konferensi pers di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Selasa (1/9/2026).

Aparat gabungan menggagalkan penyelundupan 800 kilogram Ketamine HCl melalui jalur laut. Barang bukti senilai Rp1,208 triliun itu ditemukan di kapal MV Fuchangxing I.

Bareskrim Polri, BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Polda Kepri mengungkap kasus tersebut dalam konferensi pers di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Selasa (1/9/2026).

Wali Kota Batam sekaligus ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Penggeledahan MV Fuchangxing I menemukan 40 karung berisi zat yang berdasarkan uji awal terindikasi kuat mengandung Ketamine HCl.

Total barang bukti mencapai 800 kilogram. Sindikat diduga hendak membawa muatan tersebut untuk diedarkan melalui jaringan narkotika lintas negara.

Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, kasus ini merupakan hasil pengembangan penyidikan sebelumnya.

Kecurigaan muncul setelah MV Fuchangxing I, kapal kargo berbendera Komoro, terpantau melakukan pergerakan tidak lazim. Kapal tersebut diduga melakukan aktivitas ship to ship dengan MT Ashley berbendera Mongolia.

Baca Juga :  Amsakar Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Penelusuran kemudian mengarah pada dugaan pengiriman narkotika melalui jalur laut.

“Penyelidikan ini merupakan pengembangan dari pengungkapan sebelumnya dari kapal King Sun,” kata Eko.

Operasi tersebut turut mengamankan 10 awak kapal. Sembilan di antaranya merupakan warga negara Myanmar dan satu lainnya warga negara Taiwan.

Polisi memperkirakan nilai barang bukti mencapai Rp1,208 triliun. Pengungkapan ini juga diperkirakan menyelamatkan sekitar empat juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Amsakar Achmad mengapresiasi keberhasilan operasi gabungan tersebut. Ia menilai posisi Batam dan Kepri sebagai wilayah perbatasan membuat kawasan ini rentan menjadi jalur kejahatan transnasional.

“Daerah perbatasan seperti Batam dan Kepri ini rawan terhadap kejahatan transnasional. Karena itu, komitmen dan kolaborasi yang terbangun seperti ini menjadi langkah penting untuk bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran narkoba,” ujar Amsakar.

Baca Juga :  Inflasi Kepri Maret 2026 Tetap Terkendali, Hanya 0,08 Persen

Menurutnya, pemberantasan narkoba harus berjalan dari hulu hingga hilir. Karena itu, pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat perlu memperkuat pengawasan secara bersama-sama.

Amsakar juga menilai pakta integritas dan deklarasi antinarkoba dapat memperkuat pengawasan di tempat hiburan.

“Kalau semua pihak sudah berkomitmen dan menandatangani kesepakatan bersama serta pakta integritas, berarti kita membangun komitmen dari hulu sampai ke hilir,” katanya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison menegaskan pemberantasan narkoba menjadi prioritas penegakan hukum.

“Untuk berperang melawan sindikat narkoba, dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi. Pengungkapan ini merupakan salah satu wujud nyata dari sinergi tersebut,” ujarnya.

Editor: Bibah

 

Berita Terkait

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
Transnusa Buka Rute Bali-Phuket, Penerbangan Jadi Harian Mulai Oktober

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45