BP Batam Perkuat Diplomasi Investasi Lewat Perwakilan di Singapura

Senin, 2 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam kembali mengaktifkan Liaison Officer di Singapura pada Jumat (27/2/2026). Foto: Istimewa

BP Batam kembali mengaktifkan Liaison Officer di Singapura pada Jumat (27/2/2026). Foto: Istimewa

BP Batam memperkuat diplomasi investasi dengan menunjuk Liaison Officer di Singapura guna mempercepat arus Penanaman Modal Asing (PMA) ke Batam. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen BP Batam menjadikan Batam sebagai regional execution hub industri, logistik, dan ekonomi hijau di Asia Tenggara.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menandatangani penunjukan Gloria Tan sebagai Liaison Officer BP Batam di Singapura.

Fary menegaskan, kehadiran liaison officer akan mempercepat komunikasi dengan investor dan memastikan minat investasi segera terealisasi menjadi proyek konkret.

Baca Juga :  Truk Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumbar Dilepas

“Batam tidak hanya menawarkan insentif, tetapi juga kepastian dan kecepatan eksekusi. Kehadiran Liaison Officer di Singapura akan mempercepat transformasi minat investasi menjadi realisasi proyek,” ujar Fary.

Ia menambahkan, penguatan perwakilan di Singapura menjadi respons atas integrasi rantai pasok regional yang kian dinamis. Batam kini diposisikan sebagai simpul produksi dan logistik yang terhubung langsung dengan pasar Asia-Pasifik.

Gloria Tan menyatakan siap memperkuat konektivitas investasi antara Singapura dan Batam. Ia menilai kedekatan geografis dan hubungan ekonomi yang telah terjalin menjadi modal kuat untuk meningkatkan arus investasi.

Baca Juga :  Amsakar Tinjau Proyek Infrastruktur di Hari Pertama Kerja Usai Idulfitri

“Batam memiliki posisi strategis dalam ekosistem industri regional. Kami akan memastikan investor Singapura terhubung langsung dengan peluang investasi yang siap dieksekusi di Batam,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Duta Besar RI untuk Singapura, Thomas Siregar, menyambut positif langkah tersebut.

Menurutnya, penguatan kehadiran BP Batam di Singapura akan memperkokoh diplomasi ekonomi Indonesia dan membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Batam dalam rantai pasok regional.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06