Dapur Umum Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Aceh Tamiang melayani kebutuhan makan personel Satuan Tugas (Satgas) penanganan pascabencana.
Koordinator Dapur Umum IPDN, Purnomo, mengatakan dapur mulai beroperasi pada 4 Januari 2026, sehari setelah praja IPDN tiba di Aceh Tamiang. Pada hari pertama, dapur menyiapkan 500 porsi.
Sejak 5 Januari 2026, dapur beroperasi penuh dengan menyajikan 1.141 porsi untuk setiap waktu makan, pagi, siang, dan malam.
Purnomo menyebut menu mengikuti standar Kesatriaan IPDN Jatinangor dengan komposisi karbohidrat, sayur, dan protein. Seluruh bahan pangan dipasok dari Aceh Tamiang dan daerah sekitar, seperti Langsa, Kuala Simpang, Pangkalan Brandan, hingga Medan, untuk mendukung ekonomi warga.
Ia mengakui pengelolaan dapur di lapangan menghadapi kendala keterbatasan sarana dan ketersediaan bahan. Tim dapur menyesuaikan menu dengan bahan lokal yang tersedia.
Saat ini, 18 kru mengoperasikan dapur secara bergantian untuk melayani makan tiga kali sehari. Persiapan makan pagi dimulai sejak pukul 22.00 WIB dan makanan mulai dibagikan kepada personel Satgas sekitar pukul 06.30 WIB.
Editor: Yuli






