Direct Billing Pangkas Biaya Logistik, BP Batam Percepat Transformasi Pelabuhan Batu Ampar

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi dan Diskusi Transformasi Pelabuhan Batu Ampar yang mempertemukan BP Batam, PT Batam Terminal Petikemas, serta pelaku usaha logistik dan jasa kepelabuhanan, Rabu (1/7/2026). Foto: Istimewa

Sosialisasi dan Diskusi Transformasi Pelabuhan Batu Ampar yang mempertemukan BP Batam, PT Batam Terminal Petikemas, serta pelaku usaha logistik dan jasa kepelabuhanan, Rabu (1/7/2026). Foto: Istimewa

BP Batam mempercepat transformasi Pelabuhan Batu Ampar dengan menerapkan skema direct billing. Sistem ini memungkinkan pengguna jasa membayar langsung kepada operator terminal, memangkas biaya logistik, meningkatkan transparansi, dan mempercepat pelayanan.

BP Batam memaparkan kebijakan tersebut dalam Sosialisasi dan Diskusi Transformasi Pelabuhan Batu Ampar yang dihadiri PT Batam Terminal Petikemas, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), serta pelaku usaha logistik dan jasa kepelabuhanan.

Ketua ALFI Batam, Yasser Hadeka Daniel, menyambut positif penerapan direct billing. Menurutnya, pelaku usaha telah lama menunggu sistem yang menghapus transaksi melalui pihak ketiga.

Selama ini, perusahaan freight forwarder harus membayar melalui perantara sehingga biaya operasional meningkat. Dengan sistem baru, pelaku usaha dapat bertransaksi langsung dengan operator terminal.

“Dengan direct billing, kami bisa bertransaksi langsung dengan operator terminal sehingga biaya perantara dapat dihilangkan,” kata Yasser, Rabu (1/7/2026).

Yasser menegaskan direct billing tidak menaikkan tarif layanan. Sebaliknya, sistem tersebut berpotensi memangkas biaya logistik hingga sekitar 30 persen karena rantai transaksi menjadi lebih singkat.

Baca Juga :  BP Batam Dukung Festival Sepak Bola Internasional, Batam Bidik Jadi Destinasi Sport Tourism

Ia juga menilai transformasi Pelabuhan Batu Ampar meningkatkan kualitas layanan bongkar muat. Penggunaan ship to shore (STS) crane dan peralatan modern lainnya membuat pelayanan semakin cepat dan berstandar internasional.

“Ini menjadi kabar baik bagi freight forwarder maupun cargo owner karena biaya logistik lebih efisien dan pelayanan pelabuhan semakin baik,” ujarnya.

Direktur PT Batam Terminal Petikemas, Capt. Basori Alwi, menegaskan direct billing menjadi bagian dari reformasi tata kelola Pelabuhan Batu Ampar.

Melalui sistem tersebut, seluruh pembayaran layanan terminal dilakukan langsung kepada operator sesuai layanan yang digunakan. Skema ini menghilangkan proses administrasi yang berlapis sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

“Transformasi ini menciptakan sistem pelayanan yang lebih sederhana, terbuka, terdokumentasi, serta memberikan kepastian bagi seluruh pengguna jasa,” katanya.

Basori mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk asosiasi pelaku usaha logistik, mendukung penerapan direct billing agar transformasi pelabuhan berjalan optimal.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, mengatakan transformasi Pelabuhan Batu Ampar mulai mendorong peningkatan kinerja operasional dan penerimaan kepelabuhanan.

Baca Juga :  HUT ke-81 RI, Amsakar Tekankan Kerja Nyata untuk Kemajuan Batam

Hingga akhir Juni 2025, Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan membukukan penerimaan Rp219,75 miliar atau 55 persen dari target tahunan Rp401,86 miliar. Capaian tersebut naik 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp189 miliar.

BP Batam juga mencatat kunjungan kapal barang dan penumpang sebanyak 54.876 call, naik 15 persen. Total Gross Tonnage (GT) meningkat 18 persen menjadi 34,87 juta GT.

Pelabuhan di bawah pengelolaan BP Batam menangani 359.944 TEUs peti kemas atau tumbuh 15 persen. Arus ekspor-impor mencapai 273.004 TEUs atau naik 18 persen, sedangkan peti kemas domestik meningkat 6 persen menjadi 86.940 TEUs.

Selain itu, arus barang umum mencapai 5,42 juta ton atau meningkat 12 persen. Jumlah penumpang feri domestik dan internasional juga naik 8 persen menjadi 4,64 juta orang dibandingkan Semester I 2024.

Editor: Bibah

Berita Terkait

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang
BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November
LPTQ Batam Bidik 10 Besar Nasional pada MTQH 2027
Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26

Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18

Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:19

BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19