Edukasi Keuangan Perkuat Peran Perempuan dalam Kesejahteraan

Selasa, 23 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Edukasi Keuangan dalam rangka Hari Ibu bertema "Financial Planning for Women: Perempuan Merencanakan, Perempuan Berinvestasi" di Gedung Kemenko PMK RI, Jakarta, Senin (22/12/2025). Foto: OJK

Kegiatan Edukasi Keuangan dalam rangka Hari Ibu bertema "Financial Planning for Women: Perempuan Merencanakan, Perempuan Berinvestasi" di Gedung Kemenko PMK RI, Jakarta, Senin (22/12/2025). Foto: OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi perempuan yang penting dalam memperbaiki kesejahteraan keluarga.

Bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), OJK menggelar Kegiatan Edukasi Keuangan dalam rangka Hari Ibu bertema “Financial Planning for Women: Perempuan Merencanakan, Perempuan Berinvestasi” di Gedung Kemenko PMK RI, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya mengatakan edukasi keuangan masyarakat harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan keuangan (financial health).

“Kita tidak hanya bicara literasi dan inklusi keuangan, tetapi sudah menuju next level yaitu kesejahteraan keuangan. Kesejahteraan keuangan ini adalah bagaimana keluarga di Indonesia mampu me-manage kebutuhan sehari-hari, menyiapkan keperluan masa depan, menghadapi financial shock, baik secara makro maupun dalam keluarga, dan tetap mampu merencanakan keuangan ke depan,” kata Friderica.

Friderica juga menyambut baik kerja sama antara OJK dan Kemenko PMK RI dalam memberdayakan perempuan untuk dapat mengelola keuangannya dengan bijak. Kemenko PMK ini sangat penting dalam mengarusutamakan gender perempuan, terutama bagaimana kerja sama  bermanfaat dan bersinergi, di mana OJK mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, dan Kemenko PMK memperkuat pembangunan manusia, kesejahteraan rakyat, serta peranan keluarga dan perempuan dalam pembangunan.

Baca Juga :  Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Q1 2026

 

“Kami melihat Kemenko PMK sebagai orchestrator policy pembangunan manusia di Indonesia. Ini sangat kontekstual dan penting untuk bekerja sama,” tambahnya.

Friderica mengingatkan pentingnya kewaspadaan perempuan terhadap berbagai modus scam, fraud, pinjaman online ilegal, dan investasi palsu, serta mengajak peserta untuk aktif melaporkan indikasi penipuan keuangan melalui kanal resmi OJK.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK RI Woro Srihastuti Sulistyaningrum, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenko PMK RI Siti Faridah Pratikno, perwakilan Bursa Efek Indonesia, International Association of Registered Financial Consultants (IARFC), dan PT Pegadaian.

Woro menyampaikan dukungan penuh atas kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui literasi keuangan.

Baca Juga :  OJK: Integritas Merupakan Kunci Kemajuan Bangsa

“Partisipasi perempuan secara bermakna perlu diperkuat melalui peningkatan kapasitas dan pemberdayaan, salah satunya melalui literasi keuangan. Dengan literasi keuangan, akan tercipta stabilitas dan ketahanan finansial individu. Literasi keuangan juga melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal, investasi palsu, dan kekerasan ekonomi,” kata Woro.

Kegiatan edukasi tersebut terselenggara secara hybrid dengan jangkauan peserta sebanyak 480 orang terdiri dari 80 orang peserta pegawai perempuan dari Kemenko PMK RI serta Kementerian/Lembaga terkait hadir secara tatap muka dan 400 orang hadir secara online masyarakat perempuan dari seluruh segmen.

Pada sesi pemaparan materi dijelaskan lebih lanjut mengenai Pengenalan OJK, Waspada Investasi Ilegal, pengenalan Industri Pasar Modal Indonesia, pengenalan produk dan layanan tabungan emas, serta pengelolaan keuangan keluarga.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap perempuan semakin berdaya sebagai pengelola keuangan keluarga yang cerdas, waspada, dan visioner, sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19