Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Q1 2026

Selasa, 28 April 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja solid pada Triwulan I 2026. PGN membukukan laba bersih sebesar US$ 90,4 juta, tumbuh 46% secara tahunan (YoY). Foto: Ist

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja solid pada Triwulan I 2026. PGN membukukan laba bersih sebesar US$ 90,4 juta, tumbuh 46% secara tahunan (YoY). Foto: Ist

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja solid pada Triwulan I 2026. PGN membukukan laba bersih sebesar US$ 90,4 juta, tumbuh 46% secara tahunan (YoY).

Pertumbuhan ini didorong kenaikan laba kotor 12% YoY dan penurunan beban pokok sekitar 7% (±US$ 54 juta), serta perbaikan beban keuangan dan selisih kurs. Capaian ini menegaskan efektivitas strategi efisiensi dan disiplin keuangan yang dijalankan perseroan.

atat pendapatan US$ 929,6 juta dan EBITDA US$ 240,6 juta. Kinerja ini tetap ditopang bisnis inti niaga dan infrastruktur gas bumi, meski tanpa kontribusi penjualan LNG pada segmen trading internasional.

Dengan demikian, PGN mampu menjaga profitabilitas melalui kombinasi efisiensi operasional dan pengelolaan portofolio bisnis yang seimbang.

Sejalan dengan kinerja keuangan, PGN juga menunjukkan performa operasional yang solid. Penyaluran gas bumi mencapai 777 BBTUD dengan volume transmisi 1.539 MMSCFD.

Di sisi lain, PGN memastikan kontinuitas pasokan tetap terjaga di tengah dinamika makro dan global. Keandalan infrastruktur bahkan mencapai 99,9%, yang menopang layanan bagi lebih dari 825 ribu pelanggan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Telkom Bukukan Laba Rp17,8 Triliun di Tengah Akselerasi Transformasi TLKM 30

Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan, menegaskan bahwa kekuatan model bisnis domestik menjadi kunci stabilitas tersebut.

“PGN memastikan layanan energi tetap andal melalui pengelolaan infrastruktur dan penyaluran gas terintegrasi,” ujarnya.

Untuk memperkuat layanan, PGN turut menjaga fleksibilitas pasokan. Salah satunya melalui pemanfaatan LNG secara terukur sebagai pelengkap distribusi gas.

Adapun volume regasifikasi tercatat 115 BBTUD melalui FSRU Lampung, 148 BBTUD dari LNG Arun, dan 292 BBTUD melalui FSRU Jawa Barat. Seluruh fasilitas ini dikelola secara terintegrasi guna menjaga keandalan sistem distribusi nasional.

Sementara itu, dari sisi keuangan, PGN tetap konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian. Perusahaan menekan beban keuangan menjadi US$ 13,7 juta dan menjaga rasio tetap sehat, dengan EBITDA terhadap beban bunga 20,75 kali serta debt to equity ratio 29%.

Lebih lanjut, PGN mencatat arus kas operasional positif sebesar US$ 86,9 juta. Capaian ini mencerminkan ketahanan operasional sekaligus kemampuan perusahaan menjaga likuiditas di tengah volatilitas global.

Baca Juga :  Kemlu dan KJRI Jeddah Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi

Tidak hanya itu, keseimbangan portofolio bisnis juga menjadi penopang utama. Kontribusi segmen hulu membantu menjaga stabilitas kinerja di tengah fluktuasi harga energi global.

“Portofolio seimbang membuat kinerja PGN tetap stabil di tengah dinamika energi global,” kata Catur.

Ke depan, PGN akan terus memperkuat fondasi bisnisnya. Perseroan menargetkan pengembangan jaringan pipa serta layanan beyond pipeline seperti LNG dan CNG.

Selain itu, PGN juga memperluas jaringan gas rumah tangga (jargas) guna meningkatkan akses energi bersih dan terjangkau.

Pada saat yang sama, PGN mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi untuk mendukung target Net Zero Emission, sejalan dengan kebijakan energi nasional.

“PGN menjaga keseimbangan antara keandalan layanan, efisiensi operasional, dan kehati-hatian keuangan untuk mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Catur.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Wamen Giring Dukung Pengembangan Pulau Penyengat dan Pembangunan Museum Tugu Bahasa
OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan
Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap
OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas
Raja Ali Haji di Taman Magtymgyly Pyragy, di Antara Pahlawan Literatur, Penyair dan Pemikir Dunia
Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Gemilang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:47 WIB

Wamen Giring Dukung Pengembangan Pulau Penyengat dan Pembangunan Museum Tugu Bahasa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:41 WIB

77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Berita Terbaru

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat kegiatan “Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital” di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (13/6/2026). Foto: Amiriyandi InfoPublik

Medan

Meutya Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:22 WIB