Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengapresiasi kualitas kehidupan beragama masyarakat Kepulauan Riau, yang menurutnya lebih tinggi dari rata-rata nasional. Ia menilai tingginya indeks kerukunan mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dan masyarakat menjaga harmoni.
“Kualitas jamaah dan kehidupan keagamaan masyarakat Kepulauan Riau sangat baik, bahkan di atas rata-rata. Ini berkat peran pemerintah daerah yang konsisten menjaga kerukunan dan kualitas sosial masyarakat,” ujar Nasaruddin, kmarin saat di Tanjung Pinang, Kepri.
Nasaruddin juga memuji Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau atas komitmen mereka membina kehidupan umat beragama yang harmonis. “Saya berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang menjaga dan meningkatkan kerukunan umat beragama, sehingga Kepri menjadi aman, damai, dan harmonis,” tuturnya.
Gubernur Ansar menyatakan Provinsi Kepulauan Riau berhasil menjaga dan meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) selama tiga tahun berturut-turut. Pada 2025, IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, naik 1,47 poin dari 82,21 poin pada 2024, menempatkan Kepri di peringkat ketiga regional Sumatera dan masuk klaster atas nasional.
“Dengan keberagaman suku, budaya, dan agama, masyarakat Kepulauan Riau hidup rukun, tenang, dan damai. Ini modal sosial berharga untuk membangun daerah,” Ansar.
Editor: Yuli






