Indonesia Perkuat Kerja Sama Digital dengan Swiss di Momen 75 Tahun Hubungan Diplomatik

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam perayaan Swiss National Day 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026) menegaskan hubungan bilateral yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade terus berkembang melalui kerja sama pembangunan, perdagangan dan investasi, urusan hukum, hingga transformasi digital. Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam perayaan Swiss National Day 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026) menegaskan hubungan bilateral yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade terus berkembang melalui kerja sama pembangunan, perdagangan dan investasi, urusan hukum, hingga transformasi digital. Foto: Humas Kemkomdigi

Pemerintah Indonesia memperkuat kemitraan strategis dengan Swiss di sektor digital bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperluas kolaborasi di bidang teknologi, investasi, dan inovasi digital.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan hubungan Indonesia dan Swiss terus berkembang selama lebih dari tujuh dekade. Menurutnya, kedua negara berhasil memperluas kerja sama di bidang pembangunan, perdagangan, investasi, hukum, hingga transformasi digital.

“Momentum 75 tahun hubungan diplomatik ini mencerminkan kemitraan yang dibangun atas dasar kepercayaan, saling menghormati, dan semangat berwawasan ke depan,” kata Meutya saat menghadiri perayaan Swiss National Day 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Meutya menyebut Swiss sebagai salah satu mitra strategis Indonesia. Kedua negara terus memperkuat hubungan melalui dialog politik, Komite Ekonomi dan Perdagangan Bersama, serta berbagai kerja sama bilateral.

Baca Juga :  Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan

Indonesia dan Swiss juga memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, pendidikan vokasi, dan dunia usaha. Sinergi tersebut membuka peluang investasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Meutya menilai Swiss memegang peran penting dalam diplomasi digital Indonesia. Berbagai forum internasional yang digelar di negara itu menjadi ruang strategis untuk memperluas kerja sama global.

Ia mencontohkan Forum Ekonomi Dunia di Davos, International Telecommunication Union (ITU), dan World Summit on the Information Society (WSIS) sebagai forum yang memperkuat posisi Indonesia dalam isu telekomunikasi dan transformasi digital.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih 100 Persen Pascagempa

“Swiss memiliki posisi penting dalam diplomasi digital Indonesia. Berbagai forum internasional di negara itu membuka peluang kolaborasi yang semakin luas,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia mengajak Swiss memperluas kolaborasi di bidang inovasi digital. Langkah tersebut diharapkan mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan daya saing kedua negara.

“Kami terbuka mengeksplorasi berbagai peluang inovasi di sektor digital. Saya yakin sinergi Indonesia dan Swiss akan semakin kuat,” tegas Meutya.

Menutup sambutannya, Meutya menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Swiss untuk Indonesia atas kontribusinya mempererat hubungan bilateral selama masa penugasan.

“Kami berterima kasih atas dedikasi Anda dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Swiss. Semoga sukses pada penugasan berikutnya,” tutup Meutya. Sumber Infopublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru