IPM Kepri Tembus 80,53, Peringkat Tiga Nasional; Pengangguran Turun ke 6,45 Persen

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubenur Kepri Ansar Ahmad saat hadir dalam kegiatan pelatihan, waktu lalu. Foto Diskominfo Kepri

Gubenur Kepri Ansar Ahmad saat hadir dalam kegiatan pelatihan, waktu lalu. Foto Diskominfo Kepri

Provinsi Kepulauan Riau mencatatkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara konsisten sepanjang 2021–2025 dan tetap berada di atas rata-rata nasional. Pada 2025, IPM Kepri mencapai 80,53 atau naik 0,64 poin (0,80 persen) dibanding 2024. Capaian ini sekaligus mengangkat status Kepri dari kategori “Tinggi” menjadi “Sangat Tinggi”.

Secara nasional, Kepri menempati peringkat ketiga terbaik dan menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di luar Pulau Jawa.

Pemerintah Provinsi Kepri mendorong kenaikan ini melalui penguatan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Baca Juga :  Kemensos Nonaktifkan 49 Ribu Peserta PBI-JK, Warga Diminta Cek Status JKN

Pemprov Kepri juga memprioritaskan pengendalian pengangguran melalui pelatihan vokasi, program pemagangan dalam negeri, dan penguatan konektivitas antara dunia usaha dan tenaga kerja.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kepri pada 2020–2025 memang fluktuatif, namun tren terbaru menunjukkan perbaikan. Pada Agustus 2025, TPT tercatat 6,45 persen, turun dari 6,89 persen sebelumnya atau berkurang sekitar 0,4 poin.

Baca Juga :  Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Dalam kerangka RPJMD 2025–2030, Pemprov Kepri menargetkan TPT berada pada kisaran 6,06–5,57 persen di akhir periode. Target ini mencerminkan optimisme pemerintah terhadap perbaikan pasar kerja yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, Pemprov Kepri terus memperluas pendidikan vokasi guna mencetak SDM yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing tinggi agar terserap optimal di pasar kerja.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru