Kemkomdigi–BP Taskin Integrasikan Data Digital, Bansos dan Pemberdayaan Ekonomi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid (kiri) dan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko (kanan) menunjukkan dokumen Nota Kesepahaman antara Kemkomdigi dengan BP Taskin usai ditandatangani di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (04/02/2026). Foto: Komdigi

Menkomdigi Meutya Hafid (kiri) dan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko (kanan) menunjukkan dokumen Nota Kesepahaman antara Kemkomdigi dengan BP Taskin usai ditandatangani di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (04/02/2026). Foto: Komdigi

Pemerintah membangun sistem digital terpadu untuk memastikan bantuan sosial dan program pemberdayaan ekonomi tepat sasaran. Sistem ini juga membuka akses usaha dan peluang pendapatan bagi warga miskin dan kelompok rentan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggandeng Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam penyaluran bantuan dan penguatan ekonomi masyarakat. Kolaborasi ini menargetkan perbaikan data, akurasi penerima, dan efektivitas program.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan digitalisasi harus memberi dampak langsung, bukan sekadar membangun sistem.

“Kami siap berkolaborasi dengan BP Taskin karena ini menjadi perhatian Presiden. Kami prioritaskan program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Meutya saat penandatanganan nota kesepahaman Kemkomdigi BP Taskin di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  Lonjakan Trafik Nataru Terkendali, Layanan Telekomunikasi Nasional Tetap Stabil

Meutya menekankan sinergi lintas kementerian menjadi kunci percepatan pengentasan kemiskinan. Ia menyebut integrasi digital pemerintahan perlu dikendalikan secara terpusat agar program berjalan efektif dan terukur.

“Kolaborasi lintas kementerian wajib dilakukan. Sentralisasi digitalisasi pemerintahan berada di Kemkomdigi,” tegasnya.

Kemkomdigi, lanjut Meutya, tidak hanya menyiapkan infrastruktur dan sistem, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif.

Baca Juga :  Presiden Instruksikan Pemulihan Cepat Tiga Provinsi Terdampak Bencana di Sumatra

Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyebut sektor digital berperan strategis dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Teknologi, kata dia, membuka peluang ekonomi baru hingga tingkat komunitas.

BP Taskin menjalankan program Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SITASKIN) dengan pendekatan Berdata, Berdana, dan Berdaya. Program ini mendorong aktivitas sosial produktif yang berdampak langsung bagi lingkungan dan komunitas.

BP Taskin meminta dukungan teknologi dari Kemkomdigi agar program berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.

Editor: Edo

 

 

Berita Terkait

Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos, Penyaluran Makin Tepat Sasaran
Meutya: 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online
Meutya Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Judi Online
Telkom Bukukan Laba Rp17,8 Triliun di Tengah Akselerasi Transformasi TLKM 30
Ascott Rayakan 30 Tahun di Indonesia Lewat Kampanye “30 & Beyond”
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
BMKG: Indonesia Mulai Masuki Peralihan Musim, Waspadai Cuaca Ekstrem
Presiden Targetkan Penyaluran 1.582 Kapal Bantuan untuk Nelayan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:06 WIB

Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos, Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:10 WIB

Meutya: 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30 WIB

Meutya Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Judi Online

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:40 WIB

Telkom Bukukan Laba Rp17,8 Triliun di Tengah Akselerasi Transformasi TLKM 30

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:11 WIB

Ascott Rayakan 30 Tahun di Indonesia Lewat Kampanye “30 & Beyond”

Berita Terbaru