Kepri Bidik Pertumbuhan Ekonomi hingga 6,10 Persen di RKPD 2027

Senin, 2 Februari 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Provinsi Kepri Aries Fhariandi memberikan kata sambutan. Foto: Diskominfo Kepri

Kepala Bappeda Provinsi Kepri Aries Fhariandi memberikan kata sambutan. Foto: Diskominfo Kepri

Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Aries Fhariandi menegaskan bahwa Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Tahun 2027 menetapkan target indikator makro yang optimistis namun tetap realistis.

Pemerintah Provinsi Kepri memfokuskan pembangunan pada percepatan pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tercermin melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Aries menyatakan, RKPD 2027 menjadi instrumen strategis untuk menjawab tantangan global dan lokal melalui transformasi ekonomi berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan di seluruh kabupaten dan kota.

Pemprov Kepri menetapkan tema pembangunan RKPD 2027, “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas dan Berkelanjutan melalui Penguatan Literasi Digital”, sebagai pijakan utama penyusunan program dan kegiatan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Diskominfo Luncurkan Tiga Inovasi Digital

Pada sektor makro, Pemprov Kepri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2027 berada di kisaran 5,23–6,10 persen, yang ditopang penguatan investasi pada sektor industri pengolahan dan jasa kemaritiman.

Sejalan dengan itu, Pemprov menargetkan PDRB per kapita mencapai Rp164 juta melalui peningkatan produktivitas masyarakat agar selaras dengan daya beli riil.

Di bidang pembangunan manusia, Pemprov Kepri membidik IPM sebesar 77,53 poin melalui intervensi berkelanjutan di sektor pendidikan dan kesehatan.

Pemprov juga menargetkan angka kemiskinan turun hingga 4,50 persen dengan mengoptimalkan sinkronisasi data penerima bantuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Untuk ketenagakerjaan, Pemprov Kepri menargetkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 5,45 persen melalui penguatan kurikulum pendidikan dan pelatihan yang sesuai kebutuhan industri, terutama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Baca Juga :  Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam

Sementara itu, Pemprov Kepri menargetkan Indeks Gini berada pada angka 0,332 poin guna menjaga pemerataan pendapatan antarwilayah.

Aries menekankan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib menjadikan Indikator Kinerja Utama (IKU) Ranwal RKPD 2027 sebagai alat ukur efektivitas pembangunan.

Pemprov Kepri memprioritaskan pembangunan tahun 2027 pada penguatan ketahanan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemantapan infrastruktur wilayah.

“Sinergi target makro dan prioritas pembangunan menjadi kunci mewujudkan Kepulauan Riau yang berdaya saing global,” tutup Aries.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Wagub Nyanyang Pererat Silaturahmi dengan Warga Pulau Penyengat
Resmikan Tambatan Perahu Teluk Umah, Ansar Perkuat Dukungan untuk Nelayan Karimun
Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Raya Id 1447 H
Pemprov Kepri dan BPOM RI Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Obat Tertentu
Pemprov Kepri Perkuat Sinergi Bangun Desa Bersama Kejati dan Abpednas
Dubas Batam Juara Pildubas Kepri 2026, Siap Wakili Kepri ke Nasional
Pemprov Kepri Gaungkan Kebangkitan Nasional di Era Digital
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:35 WIB

Wagub Nyanyang Pererat Silaturahmi dengan Warga Pulau Penyengat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:21 WIB

Resmikan Tambatan Perahu Teluk Umah, Ansar Perkuat Dukungan untuk Nelayan Karimun

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:21 WIB

Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:12 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Raya Id 1447 H

Senin, 25 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pemprov Kepri dan BPOM RI Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Obat Tertentu

Berita Terbaru