Komisi I DPRD Batam Turun Tangan Cari Solusi Sengketa Lahan KASIBA Mangsang

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Kota Batam memanggil BP Batam, BPN, kepolisian, pemerintah setempat, perusahaan, dan perwakilan warga untuk membahas sengketa lahan KASIBA Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Jumat (10/7/2026). Foto: Istimewa

Komisi I DPRD Kota Batam memanggil BP Batam, BPN, kepolisian, pemerintah setempat, perusahaan, dan perwakilan warga untuk membahas sengketa lahan KASIBA Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Jumat (10/7/2026). Foto: Istimewa

Komisi I DPRD Kota Batam memanggil BP Batam, BPN, kepolisian, pemerintah setempat, perusahaan, dan perwakilan warga untuk membahas sengketa lahan KASIBA Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Jumat (10/7/2026). DPRD turun tangan setelah sebagian kawasan permukiman warga masuk dalam Penetapan Lokasi (PL) perusahaan.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Dr. Muhammad Mustofa, SH., MH., memimpin langsung Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia didampingi Sekretaris Komisi I Anwar Anas serta anggota Muhammad Fadhli, SE., MM., dan Jimy Siburian, SH.

Baca Juga :  Kodaeral IV Dukung Piala Panglima TNI 2026 di Batam

Dalam rapat itu, DPRD meminta seluruh pihak membuka data dan menjelaskan dasar penguasaan lahan masing-masing. Direktorat Lahan BP Batam, Direktorat Pengamanan BP Batam, Kantor Pertanahan (BPN) Batam, Polresta Barelang, Kecamatan Sungai Beduk, Kelurahan Mangsang, PT Jeny Prima Putra, PT Gulber Batam, penasihat hukum, PAC Ansor Sungai Beduk, Ketua RT/RW KASIBA Mangsang, serta PERWADEM memenuhi undangan tersebut.

Mustofa menegaskan DPRD ingin mengurai persoalan dari hulu hingga hilir. Menurutnya, seluruh pihak harus menyampaikan data dan fakta agar status lahan menjadi jelas dan penyelesaian tidak menimbulkan konflik baru.

Baca Juga :  Fun Run 2026 RSBP Batam: 300 Peserta Ramaikan Ajang Sehat dan Silaturahmi

“Kami ingin menemukan titik temu. Karena itu kami menghadirkan Direktorat Lahan BP Batam agar batas dan status penguasaan lahan bisa dipastikan secara jelas,” kata Mustofa.

Komisi I juga mendorong BP Batam, perusahaan, dan warga membangun komunikasi yang terbuka. DPRD berharap pembahasan ini menghasilkan solusi yang adil, sesuai aturan, sekaligus memberi kepastian hukum bagi warga KASIBA Mangsang.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola
Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati
442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang
BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:18

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42

Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:11

120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Berita Terbaru