Nyanyang Lantik Dewan Hakim MTQ XII Kepri, Tekankan Integritas dan Objektivitas Penilaian

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang juga Ketua LPTQ Kepri Nyanyang Haris Pratamura melantik Dewan Hakim, Dewan Pengawas, dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Sabtu (4/7/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang juga Ketua LPTQ Kepri Nyanyang Haris Pratamura melantik Dewan Hakim, Dewan Pengawas, dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Sabtu (4/7/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua LPTQ Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, melantik 96 Dewan Hakim, Dewan Pengawas, dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Sabtu (4/7/2026).

Sebanyak 96 personel yang dilantik terdiri atas 86 Dewan Hakim Daerah dan 10 Dewan Hakim Nasional. Mereka akan menilai seluruh cabang lomba MTQ XII Kepri.

Nyanyang menegaskan kualitas MTQ bergantung pada integritas dewan hakim, bukan hanya kemeriahan pelaksanaan. Karena itu, ia meminta seluruh hakim menjalankan tugas secara jujur, adil, dan sesuai pedoman penilaian.

Baca Juga :  MPP Karimun Resmi Beroperasi, Permudah Akses Layanan Publik Terintegrasi

“Keberadaan Dewan Hakim merupakan fondasi utama pelaksanaan MTQ. Kualitas penyelenggaraan MTQ tidak hanya dilihat dari megahnya astaka, tetapi juga dari integritas dewan hakimnya,” katanya.

Nyanyang melarang dewan hakim dipengaruhi kedekatan, asal daerah, maupun kepentingan pribadi. Ia meminta seluruh keputusan diambil secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Bantuan BNPB untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tuntas Didistribusikan

“Tetaplah menjunjung tinggi objektivitas dan kejujuran sesuai kaidah penilaian yang telah ditetapkan. Jangan sampai ada keputusan yang dipengaruhi kedekatan, kesamaan daerah asal, maupun kepentingan pribadi,” tegasnya.

Nyanyang juga mengajak dewan hakim menjaga marwah MTQ sebagai ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani. Ia optimistis penilaian yang profesional akan melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik untuk mewakili Kepulauan Riau di MTQ tingkat nasional.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru