OJK Kepri Perkuat Literasi Ekonomi Syariah di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 7 April 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya, dalam kuliah umum bertajuk Akselerasi Literasi Ekonomi Syariah di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Senin (6/4/2026). Foto: Istimewa

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya, dalam kuliah umum bertajuk Akselerasi Literasi Ekonomi Syariah di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Senin (6/4/2026). Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di kalangan mahasiswa sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya menyampaikan hal tersebut dalam kuliah umum bertajuk Akselerasi Literasi Ekonomi Syariah di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Senin.

Kuliah umum ini merupakan kolaborasi Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Kepri dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim UMRAH.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UMRAH Agung Dhamar Syakti, Guru Besar UIN Sumatera Utara Muhammad Habibie Siregar, Dekan FEB Maritim UMRAH Myrna Sofia, perwakilan Bank Syariah Indonesia Area Batam Helga, serta Sekretaris PW MES Kepri Dwi Vita Lestari Soehardi.

Sinar menyebut kinerja perbankan syariah di Kepri terus tumbuh dan melampaui rata-rata nasional.

Pembiayaan bank umum syariah di Kepri tercatat tumbuh 12,13 persen secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 9,66 persen.

Baca Juga :  SAS Online Perdana Serentak di 133 Sekolah di Batam

Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 15,19 persen, melampaui capaian nasional sebesar 10,19 persen.

Selain itu, kualitas pembiayaan tetap terjaga. Rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) tercatat 1,35 persen, lebih rendah dari angka nasional sebesar 2,16 persen.

Menurut Sinar, capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

OJK juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai aktivitas keuangan ilegal.

Hingga Desember 2025, OJK Kepri menerima 280 laporan pinjaman online ilegal, 88 laporan investasi ilegal, dan 6.316 laporan penipuan atau scam.

Untuk melindungi masyarakat, OJK bersama Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus melakukan penindakan.

Sepanjang 2025, Satgas PASTI menghentikan 2.263 entitas pinjaman online ilegal dan 354 entitas investasi ilegal. Pada periode 1 Januari hingga 26 Februari 2026, Satgas kembali menghentikan 953 entitas ilegal.

Baca Juga :  Progres SPPG Kepri Capai 78,8 Persen, Peringkat Tiga Nasional

Sinar juga mengajak mahasiswa UMRAH berperan aktif meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan menyebarkan pemahaman tentang penggunaan layanan keuangan yang legal.

“Pengelolaan keuangan harus menggunakan instrumen yang legal, sehat, dan bertanggung jawab,” ujar Sinar.

Dalam kesempatan itu, OJK menyerahkan sembilan Buku Seri Literasi Keuangan Perguruan Tinggi kepada UMRAH.

Rektor UMRAH Agung Dhamar Syakti mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai sinergi akademisi, regulator, dan industri penting untuk memperkuat ekonomi syariah.

Sekretaris PW MES Kepri Dwi Vita Lestari Soehardi menambahkan Kepulauan Riau memiliki potensi besar mengembangkan ekonomi syariah berbasis maritim.

Melalui penguatan literasi dan kolaborasi berbagai pihak, OJK berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menggunakan layanan keuangan legal serta terhindar dari praktik keuangan ilegal.

Editor: Difky

Berita Terkait

Kemendiktisaintek: AI bukan Pengganti Guru, Tetapi Alat Penguat Pembelajaran
400 Pelajar Pekanbaru Adu Kemampuan di Tryout Akbar UTBK SNBT Ilmupedia Telkomsel
PWI Batam Gelar Workshop Literasi dan Pelatihan Jurnalistik di SMPN 30
Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Rentan
Kemkomdigi Perluas Akses Belajar Digital hingga Daerah Terpencil
SMKN 3 Batam Jajaki Kerja Sama dengan MCDermott Buka Peluang Kerja untuk Lulusan
Empat Bus Sekolah Baru Layani Rempang-Galang
SAS Online Perdana Serentak di 133 Sekolah di Batam
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 12:10 WIB

OJK Kepri Perkuat Literasi Ekonomi Syariah di Kalangan Mahasiswa

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:21 WIB

Kemendiktisaintek: AI bukan Pengganti Guru, Tetapi Alat Penguat Pembelajaran

Senin, 9 Maret 2026 - 17:03 WIB

400 Pelajar Pekanbaru Adu Kemampuan di Tryout Akbar UTBK SNBT Ilmupedia Telkomsel

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:06 WIB

PWI Batam Gelar Workshop Literasi dan Pelatihan Jurnalistik di SMPN 30

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:57 WIB

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Rentan

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima sertifikat penghargaan saat menghadiri Musrenbang tingkat Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Senin (6/4/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Daerah

Amsakar Dorong Sinergi Pembangunan di Musrenbang Kepri

Selasa, 7 Apr 2026 - 12:37 WIB

Gubenur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Pemprov Kepri Buka Beasiswa 2026, Kuota Naik Jadi 1.212 Penerima

Selasa, 7 Apr 2026 - 12:25 WIB

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya, dalam kuliah umum bertajuk Akselerasi Literasi Ekonomi Syariah di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Senin (6/4/2026). Foto: Istimewa

Pendidikan

OJK Kepri Perkuat Literasi Ekonomi Syariah di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 7 Apr 2026 - 12:10 WIB

Kondisi Waduk Sei Jago nampak dari udara. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Wagub Kepri Minta Waduk Sei Jago Direhabilitasi Total

Selasa, 7 Apr 2026 - 11:57 WIB