Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Amsakar menyampaikan penegasan tersebut saat meninjau percepatan pembangunan KDKMP di Kantor Lurah Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kamis (15/1/2026). Peninjauan itu turut dihadiri Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.
Menurut Amsakar, KDKMP menjadi strategi negara untuk memperkuat ekonomi rakyat dari level paling bawah. Ia menilai koperasi harus berfungsi sebagai wadah produktif yang mampu mengembangkan usaha kecil, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing ekonomi warga.
“Koperasi ini kami siapkan sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan. Pengelolaan yang baik akan menjadikannya kekuatan besar bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Amsakar.
Ia meminta lurah, perangkat kelurahan, dan pengurus koperasi mengawal program tersebut secara serius. Amsakar menegaskan pembangunan KDKMP tidak boleh berhenti pada fisik bangunan, tetapi harus dibarengi penguatan manajemen, transparansi pengelolaan, serta pendampingan berkelanjutan.
“Pendampingan, penguatan manajemen, dan pengawasan menjadi kunci agar koperasi benar-benar aktif, sehat, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyatakan pembangunan KDKMP merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di seluruh daerah.
“TNI mendapat penugasan langsung untuk mendukung dan membangun koperasi ini agar berjalan sesuai target,””ujarnya.
Ia mengungkapkan, TNI membangun 2.281 koperasi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Dari jumlah tersebut, 419 koperasi berada di Provinsi Kepulauan Riau, dengan 64 koperasi berlokasi di Kota Batam.
Editor: Yuli






