Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi untuk sektor strategis tetap aman pasca Idulfitri 2026. Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) untuk transportasi laut, kelistrikan, dan sektor industri hingga kini berjalan lancar.
Di tengah arus balik, Pertamina tetap memenuhi kebutuhan BBM untuk operasional transportasi penumpang guna mendukung mobilitas masyarakat.
Data penyaluran BBM PSO untuk angkutan penumpang, baik kereta api maupun transportasi laut, menunjukkan konsumsi masih berada pada kisaran normal. Namun pada puncak arus mudik terjadi lonjakan signifikan.
Pertamina mencatat penyaluran mencapai 202 kiloliter (KL) per hari pada 16–17 Maret 2026, meningkat dari rata-rata normal sekitar 107 KL per hari. Di luar periode puncak tersebut, konsumsi kembali stabil selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri.
Peningkatan konsumsi paling terlihat di Kepulauan Riau seiring tingginya aktivitas transportasi laut, disusul Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Barat. Sementara konsumsi di Aceh relatif stabil.
Selain transportasi, Pertamina juga menjaga pasokan BBM untuk pembangkit listrik. Kebutuhan energi sektor kelistrikan tercatat stabil sehingga pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga selama Idulfitri.
Memasuki masa pascalibur, aktivitas sektor industri mulai kembali normal. Kebutuhan BBM industri pun berangsur stabil mengikuti meningkatnya aktivitas usaha.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan Pertamina terus memantau distribusi energi di seluruh wilayah.
“Pertamina memastikan kebutuhan BBM dan LPG bagi masyarakat, industri, serta layanan publik tetap terpenuhi,” ujarnya.
Region Manager Corporate Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Anggoro Wibowo, menambahkan kebutuhan energi pelanggan industri mulai stabil seiring normalnya aktivitas usaha.
“Kami memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi sektor transportasi laut, kelistrikan, manufaktur, dan usaha lainnya agar operasional berjalan lancar,” katanya.
Sebagai bagian dari Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina terus memantau penyaluran energi di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak agar layanan kepada masyarakat tetap aman dan lancar.






