Presiden: Pendidikan Kunci Keberhasilan Bangsa di Abad ke-21

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden saat berbicara dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable bersama perwakilan sejumlah universitas Inggris, di Lancaster House, London Selasa (20/1/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden saat berbicara dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable bersama perwakilan sejumlah universitas Inggris, di Lancaster House, London Selasa (20/1/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pendidikan sebagai kunci utama keberhasilan bangsa.

Prabowo menyampaikan hal itu saat berbicara dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable bersama perwakilan sejumlah universitas Inggris di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026).

“Saya yakin pendidikan adalah kunci keberhasilan bangsa. Untuk menjadi bangsa yang sukses, kita harus memiliki pendidikan terbaik,” tegas Prabowo.

Ia menilai abad ke-21 sebagai era ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga pendidikan menjadi instrumen paling efektif untuk mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.

“Cara tercepat menciptakan masyarakat yang adil dan setara adalah melalui pendidikan dan layanan kesehatan. Keduanya saling terkait dan membutuhkan sumber daya manusia terbaik,” ujarnya.

Baca Juga :  ESDM Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra

Dalam forum tersebut, Prabowo memaparkan kebijakan pendidikan nasional yang tengah dijalankan pemerintah. Salah satu program utama ialah pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu guna memutus mata rantai kemiskinan.

“Inilah satu-satunya cara memutus lingkaran kemiskinan,” katanya.

Prabowo mengungkapkan pemerintah telah membangun dan mengoperasikan 166 sekolah berasrama di berbagai daerah. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan sekolah berasrama bagi siswa berprestasi akademik terbaik, serta sekolah terpadu untuk kelompok menengah.

“Mereka bukan yang paling unggul secara akademik, tetapi juga bukan dari keluarga sangat miskin. Program ini sedang kami rancang,” jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Bengkong Gelar Korvei Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Selain pembangunan fisik, pemerintah memperluas penerapan pembelajaran digital jarak jauh ke seluruh satuan pendidikan. Prabowo menilai teknologi pendidikan sebagai langkah strategis untuk mempercepat kemajuan sektor pendidikan nasional.

“Sekolah di daerah terpencil akan mendapat akses ke guru-guru terbaik di semua mata pelajaran. Ini cara kita melompat maju meski menyadari masih tertinggal,” ujarnya.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen pemerintah membuka kolaborasi internasional, termasuk dengan universitas unggulan Inggris, untuk memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia. BPMI Setpres/ InfoPublik

Editor: Diki

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru