Satgas PASTI Hentikan Universal Peak dan BAFI Group Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Satgas PASTI menutup operasional Universal Peak dan BAFI Group Indonesia setelah menemukan dugaan pelanggaran perizinan dan aktivitas yang berpotensi merugikan masyarakat.

Universal Peak menawarkan investasi saham dan IPO dengan janji keuntungan kepada anggotanya. Dalam pemeriksaan, Satgas menemukan perusahaan tersebut tidak memiliki izin OJK, menjalankan usaha di luar izin yang dimiliki, serta menggunakan platform yang tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Satgas juga menduga Universal Peak memberikan alokasi saham IPO fiktif kepada para investornya.

Baca Juga :  IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam

BAFI Group Indonesia menawarkan jasa penyelesaian pinjaman online dan kartu kredit. Perusahaan ini mengarahkan konsumen untuk mengajukan pinjaman baru, kemudian menghentikan pembayaran utang sebelum menawarkan jasa penyelesaian dengan meminta sejumlah imbalan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan BAFI Group tidak mengantongi izin dari OJK maupun regulator terkait.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Satgas PASTI memblokir aplikasi dan situs kedua entitas serta menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Sahabat-AI Resmi Meluncur, Komdigi dan Indosat Hadirkan AI “Paling Indonesia”

Satgas mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur investasi berimbal hasil tinggi dan tidak menggunakan jasa pihak yang menawarkan penyelesaian utang dengan cara mengajukan pinjaman baru atau sengaja gagal bayar.

Masyarakat yang menemukan praktik serupa dapat melaporkannya melalui SIPASTI, Kontak OJK 157, atau Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru