Sulap Dendang Melayu Jadi Ikon Baru Barelang

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, rapat investasi dari PT Vendoor Mebelia Indonesia, Selasa (9/12/2025). Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, rapat investasi dari PT Vendoor Mebelia Indonesia, Selasa (9/12/2025). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam, metroposid.com: Rencana besar untuk mengubah Kawasan Dendang Melayu menjadi ikon wisata baru Barelang mulai digarap serius. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa kawasan yang berada di sekitar Jembatan I Barelang itu harus tampil sebagai “wajah baru” pariwisata Batam.

Penegasan tersebut disampaikan Firmansyah usai menerima paparan investasi dari PT Vendoor Mebelia Indonesia, Selasa (9/12/2025). Perusahaan itu menawarkan konsep pengembangan kawasan budaya dan wisata yang lebih modern namun tetap berakar pada identitas Melayu.

Dalam presentasinya, investor memaparkan gagasan penataan kawasan yang mencakup ruang budaya, pusat kuliner, area rekreasi keluarga, ruang UMKM, hingga integrasi seni tradisi sebagai daya tarik utama. Dendang Melayu disiapkan bukan sekadar lokasi wisata, melainkan gerbang utama menuju pesona Barelang.

Baca Juga :  Kawasan Jodoh Disiapkan Jadi Sentra UMKM Modern, BP Batam Tegaskan Masih Tahap Pendataan

Firmansyah menyambut baik rencana tersebut, tetapi menegaskan bahwa perubahan kawasan harus berangkat dari perencanaan yang lengkap dan terukur.

“Sebelum pembangunan fisik dimulai, siapkan masterplan yang jelas, lengkap dengan gambaran sebelum dan sesudah. Transformasinya harus terlihat konkret dan sesuai tata ruang,” tegasnya.

Tak hanya itu, Firmansyah juga meminta agar rencana pengembangan memasukkan pembangunan mini pelabuhan. Infrastruktur ini dinilai penting sebagai akses alternatif bagi wisatawan dan masyarakat pesisir.

“Barelang punya karakter perairan yang kuat. Karena itu, akses laut tidak boleh dilupakan. Mini pelabuhan ini bisa menjadi pintu masuk baru bagi wisatawan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Batam, lanjut Firmansyah, selalu terbuka bagi investasi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, aspek lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, dan daya saing wisata harus menjadi pijakan utama setiap pengembangan.

Baca Juga :  Rayap Besi Beraksi di Terowongan Pelita, Sudah Meresahkan

Pihak PT Vendoor Mebelia Indonesia menyatakan siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyusun masterplan lengkap. Perusahaan juga mengusulkan revitalisasi kawasan pantai, pembangunan fasilitas publik, integrasi ruang seni-budaya, serta pengelolaan kawasan berbasis konsep smart tourism.

Pertemuan berlangsung dinamis dan dianggap sebagai langkah awal menuju kajian teknis lanjutan. Firmansyah berharap proyek ini kelak menjadi energi baru bagi kawasan Barelang dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Barelang adalah kebanggaan Batam. Kami ingin Dendang Melayu menjadi destinasi yang benar-benar hidup, menarik, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tutupnya.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06