WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Batam, Firmansyah, memimpin rapat koordinasi terkait efisiensi anggaran dan rencana penjabaran kedua APBD Tahun Anggaran 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekda Batam, Firmansyah, memimpin rapat koordinasi terkait efisiensi anggaran dan rencana penjabaran kedua APBD Tahun Anggaran 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam menargetkan efisiensi belanja hingga Rp18,1 miliar melalui kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara mulai 24 April 2026. Kebijakan ini fokus pada penghematan listrik, air, bahan bakar minyak (BBM), dan pembatasan perjalanan dinas.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan hal itu saat memimpin rapat koordinasi efisiensi anggaran dan penjabaran APBD 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026). Rapat dihadiri kepala OPD, camat, dan kepala bagian.

Firmansyah menyatakan, WFH mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 23 Tahun 2026 tentang transformasi budaya kerja ASN. Ia menekankan, kebijakan ini tidak hanya mengubah pola kerja, tetapi juga mendorong efisiensi belanja daerah.

Baca Juga :  Batam Masuk 5 Besar ADLGA 2026, Digitalisasi Pemerintahan Kian Diakui

“WFH harus diikuti penghematan listrik dan air. Penggunaan akan dilaporkan setiap dua bulan ke Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Ia juga meminta OPD membatasi penggunaan kendaraan dinas dan mengurangi perjalanan luar daerah untuk menekan konsumsi BBM. Seluruh OPD diminta disiplin menjalankan langkah efisiensi.

Menurutnya, kebijakan ini bukan karena keterbatasan anggaran, melainkan respons terhadap dinamika global. Ia juga menginstruksikan pegawai mematikan komputer, lampu, dan pendingin ruangan setelah jam kerja.

Baca Juga :  Batam Jadi Rujukan Kawasan FTZ, Amsakar Bahas Peluang Kerja Sama dengan NTT

Sementara itu, Kepala BPKAD Batam, Abdul Malik, menyebut TAPD telah membahas efisiensi sebesar Rp18.155.350.882. Rinciannya, Rp10,81 miliar dari surat edaran wali kota dan Rp7,34 miliar dari penerapan budaya kerja. Penghematan berasal dari belanja listrik, air, telepon, BBM, dan perjalanan dinas.

Ia juga melaporkan realisasi pendapatan daerah hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp988,16 miliar atau 23,61 persen, sedangkan belanja daerah Rp775,06 miliar atau 18,02 persen.

Abdul Malik meminta OPD menghitung kebutuhan belanja pegawai hingga Desember 2026 secara rinci dan menyesuaikan Rencana Anggaran Kas (RAK) dengan kebutuhan riil.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Amsakar Apresiasi Kiprah PKK, Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemberdayaan Keluarga
Amsakar Tegaskan RT/RW Tidak Bertugas Menagih Pajak
Pemko Batam Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi 4,75 Persen
Investasi Batam Semester I 2026 Tembus Rp29,89 Triliun, Tumbuh 62,75 Persen
Telkom Raih Lestari Award 2026 Berkat Program Pengembangan Talenta Digital
Pemko Batam Libatkan RT/RW Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan
Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam
Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:01 WIB

Amsakar Apresiasi Kiprah PKK, Tegaskan Komitmen Dukung Program Pemberdayaan Keluarga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:37 WIB

Amsakar Tegaskan RT/RW Tidak Bertugas Menagih Pajak

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:23 WIB

Investasi Batam Semester I 2026 Tembus Rp29,89 Triliun, Tumbuh 62,75 Persen

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:56 WIB

Telkom Raih Lestari Award 2026 Berkat Program Pengembangan Talenta Digital

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:18 WIB

Pemko Batam Libatkan RT/RW Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Forto: Metroposid.com

Batam

Amsakar Tegaskan RT/RW Tidak Bertugas Menagih Pajak

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:37 WIB