Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam menggelar Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) selama dua hari, Sabtu–Minggu (20–21/12/2025), di Hotel PIH Batam. Kegiatan ini diikuti 19 jurnalis dari jenjang muda, madya, dan utama.
Peserta terdiri dari empat jurnalis muda, tujuh madya, dan delapan utama. UKJ bertujuan meningkatkan profesionalisme dan standar kerja jurnalis.
AJI Indonesia menugaskan empat penguji dan satu penguji magang. Dua penguji mengikuti ujian secara daring. UKJ dilaksanakan secara hybrid menggunakan Learning Management System (LMS) dengan dukungan LPM Paradigma Politeknik Negeri Batam.
Ketua Badan Penguji UKJ AJI Indonesia, Ichwan Prasetyo, mengatakan UKJ menguji keterampilan jurnalistik, pemahaman kode etik, dan pengetahuan umum. Seluruh materi memiliki standar kelulusan minimal yang sama.
Materi hari pertama meliputi hukum pers, kode etik, teori jurnalistik, serta praktik wawancara dan penulisan berita. AJI Batam juga menghadirkan Pdt Musa Mau dan Nofitra Putri Manik sebagai narasumber praktik wawancara.
Sehari sebelumnya, AJI Batam menggelar workshop jurnalistik tentang penulisan berita berperspektif korban perempuan dan anak di Politeknik Negeri Batam sebagai rangkaian UKJ 2025.
Editor: Yuli






