Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital

Rabu, 21 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Ilustrasi data persentase warga Indonesia yang terkena penipuan online (scam). Foto: Istimewa

Ilustrasi data persentase warga Indonesia yang terkena penipuan online (scam). Foto: Istimewa

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia memicu lonjakan penipuan digital atau scam. Hingga 2025, pemerintah mencatat sekitar 80 persen dari 284 juta penduduk telah terhubung ke internet atau lebih dari 229 juta pengguna.

Ketua Tim Layanan Aduan Transaksi Elektronik Direktorat Pengawasan Sertifikasi Elektronik Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Nanik Ramini, menegaskan peningkatan konektivitas digital memperbesar risiko kejahatan siber. Ia menyebut semakin luas penggunaan internet, semakin besar pula potensi scam.

Kemkomdigi menerima lebih dari 849 ribu laporan dugaan penipuan transaksi elektronik melalui CekRekening.id sejak 2017. Selain itu, layanan AduanNomor.id mencatat sekitar 176 ribu laporan penyalahgunaan nomor komunikasi sejak diluncurkan pada 2022.

Baca Juga :  Empat Bus Sekolah Gratis untuk Pelajar Wilayah Galang

Nanik menilai angka tersebut belum mencerminkan kondisi sebenarnya. Ia meyakini jumlah korban di lapangan jauh lebih besar karena banyak masyarakat enggan melapor akibat kerugian kecil atau rasa malu.

Kemkomdigi mencatat lonjakan aduan tertinggi terjadi pada 2020–2021 saat pandemi Covid-19 mendorong belanja daring dan transaksi digital. Data CekRekening.id menunjukkan Gen Z dan milenial menjadi kelompok pelapor terbanyak, meski paling akrab dengan teknologi.

Baca Juga :  Polda Kepri Tutup 2025 dengan Kinerja Gemilang

Riset Global Anti-Scam Alliance (GASA) Indonesian Chapter mencatat hampir dua dari tiga orang dewasa di Indonesia pernah menghadapi upaya penipuan. Meski 86 persen responden merasa mampu mengenali scam, 35 persen tetap menjadi korban akibat rasa percaya diri berlebihan.

Nanik menegaskan pelaku scam kini menyasar kelompok dengan literasi finansial tinggi melalui modus investasi instan, penyamaran instansi resmi, dan rekayasa sosial. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, memverifikasi informasi, dan memanfaatkan layanan resmi pemerintah sebelum bertransaksi digital. Sumber InfoPublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06