Telkomsel menyampaikan empati mendalam kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sejak awal bencana, perusahaan telekomunikasi ini memastikan tetap hadir mendampingi warga melalui pemulihan jaringan, bantuan sosial, serta kebijakan khusus bagi pelanggan.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan bahwa pemulihan layanan komunikasi menjadi prioritas utama di tengah situasi darurat.
Tim teknis dikerahkan selama 24 jam untuk memastikan jaringan kembali berfungsi, termasuk dengan mengirimkan ratusan perangkat catu daya seperti genset, baterai, dan rectifier melalui jalur udara maupun darat.
“Pemulihan jaringan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga saat ini, 98 persen site di Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah kembali beroperasi normal, sementara di Aceh proses pemulihan terus kami percepat,” ujar Abdullah Fahmi, Jumat (19/12).
Selain memastikan layanan komunikasi tetap tersedia, Telkomsel juga menyalurkan bantuan sosial melalui program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA). Melalui program ini, Telkomsel berkolaborasi dengan berbagai pihak dan lembaga kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan kebutuhan pokok serta memberikan pendampingan psikososial bagi warga di sejumlah titik pengungsian.
Sebagai bentuk kepedulian kepada pelanggan terdampak, Telkomsel memberikan pembebasan biaya berlangganan bagi pelanggan IndiHome dan Telkomsel Halo. Penyesuaian tagihan dilakukan secara otomatis, dan pelanggan akan menerima pemberitahuan resmi melalui WhatsApp dan SMS.
“Pelanggan IndiHome juga dapat mengecek status pembebasan tagihan melalui laman resmi Telkomsel,” terang dia.
Sebelumnya, Telkomsel juga menghadirkan Paket Siaga Peduli yang memungkinkan pelanggan menikmati pilihan 3 GB internet atau 300 menit telepon serta 1.000 SMS tanpa biaya tambahan. Telkomsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel atau IndiHome.
Telkomsel menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan layanan, sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pemulihan jaringan berjalan cepat dan layanan komunikasi masyarakat dapat kembali normal.
Editor: Diki






