Transaksi QRIS di Kepri Tembus Rp10,25 Triliun hingga November 2025

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijoarto, rilis akhir tahun 2025, di Labber Pegudangan, Batam, Selasa (30/12/2025).

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijoarto, rilis akhir tahun 2025, di Labber Pegudangan, Batam, Selasa (30/12/2025).

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijoarto, mengatakan nilai transaksi QRIS Kepri melampaui capaian nominal transaksi QRIS nasional yang mencapai Rp1,2 triliun pada periode yang sama.

“Kami terus mendorong perluasan digitalisasi sistem pembayaran melalui penguatan akseptansi QRIS,” ujar Rony dalam Bincang Bareng Media Bank Indonesia Kepri di Batam, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga :  Menkes Tekankan Respons Cepat dan Gotong Royong Tangani Bencana di Sumatra

BI Kepri aktif mengintegrasikan QRIS dalam berbagai kegiatan masyarakat. Pada ajang Creative and Innovative Riau Island Carnival (CERNIVAL), transaksi QRIS mencapai 140.026 kali dengan nilai Rp253,6 juta selama tiga hari. Angka ini naik lebih dari 400 persen dibandingkan tahun 2023.

BI Kepri juga menggelar Festival Digital Kepulauan Riau (BERLAYAR) di Pulau Belakang Padang. Kegiatan ini mencatat 49.076 transaksi QRIS hanya dalam dua hari.

Baca Juga :  Progres SPPG Kepri Capai 78,8 Persen, Peringkat Tiga Nasional

“Hal ini menunjukkan meningkatnya adopsi pembayaran digital di wilayah terluar Kepri,” kata Rony.

BI Kepri akan terus memperkuat sistem pembayaran digital untuk mendukung ekosistem transaksi yang efisien dan inklusif.

Selain itu, transaksi QRIS lintas negara juga terus tumbuh. Hingga November 2025, nilai transaksi cross-border inbound dari Thailand mencapai Rp236,89 juta, Malaysia Rp43,55 miliar, dan Singapura Rp8,43 miliar.

“QRIS lintas negara mempermudah transaksi dan mendukung sektor pariwisata,” ujar Rony.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun
“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab
IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam
Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital
TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit
Belasan Kios Ludes Dilalap Api di Pusat Kuliner Mega Legenda
Kapal FLF Permata Borneo 1, Karya Anak Bangsa Buatan Batam Dilincurkan
Mentan dan Barantin Tindak Tegas Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Kepri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:07 WIB

Gangguan Jaringan Nasional, Layanan Telkomsel, IndiHome, dan Indibiz Menurun

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:13 WIB

“Mana Janjimu”, Giliran Mati Air Pemerintah Lepas Tanggungjawab

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:03 WIB

IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:35 WIB

Milenial dan Gen Z Jadi Target Utama Scam Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:51 WIB

TNI AL Kodaeral IV Gelar Latihan Menembak Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB