Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Tembesi yang berlangsung di Aula Masjid Al-Amin, Rabu (7/1/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Batam itu menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mengawal perencanaan pembangunan berbasis aspirasi masyarakat.
Dalam arahannya, Amsakar memuji kesiapan Kelurahan Tembesi yang telah menggelar pra-Musrenbang. Ia menilai langkah tersebut mencerminkan kedewasaan masyarakat dan tokoh setempat dalam merumuskan kebutuhan pembangunan secara terarah sebelum dibawa ke tingkat kecamatan.
“Saya bersyukur Tembesi sudah melaksanakan pra-Musrenbang. Para tokoh masyarakat juga telah sepakat menyusun usulan prioritas yang akan dibawa ke Musrenbang kecamatan,” kata Amsakar.
Amsakar menegaskan, Pemerintah Kota Batam tidak menutup mata terhadap setiap usulan masyarakat. Namun, seluruh aspirasi akan dibahas secara menyeluruh dan disusun berdasarkan skala prioritas yang objektif dan rasional.
“Semua usulan pasti kita bahas. Namun, kita harus menetapkan prioritas agar keputusan yang diambil benar-benar objektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penentuan prioritas pembangunan harus berlandaskan asas kemanfaatan bagi kepentingan publik. Menurutnya, ketika dua usulan sama-sama penting, pemerintah wajib mendahulukan program yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Jika ada dua usulan yang sama-sama penting, maka dahulukan yang memberi kemaslahatan lebih besar bagi orang banyak,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Batam atas kepedulian dan solidaritas dalam membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia memastikan bantuan tersebut akan disalurkan secara langsung sebagai bentuk tanggung jawab dan empati pemerintah daerah.
“Dalam waktu dekat, saya bersama Wakil Wali Kota Batam, Ibu Li Claudia Chandra, serta Forkopimda akan berangkat langsung untuk menyerahkan bantuan kepada para korban,” pungkasnya.
Editor: Yuli






