Cabang olahraga Jujitsu resmi hadir di Kabupaten Karimun. Berpusat di Dojo PUMMA, cabor ini tergabung dalam jaringan Indonesia Spider Jujitsu (ISJ). Head Coach PUMMA, Asep Ariyanto, optimistis atlet Karimun bakal menembus prestasi provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Kami dibimbing langsung Shihan Oji, yang telah melahirkan banyak atlet berprestasi di ajang nasional dan internasional,” kata Asep. Berbasis MMA, PUMMA kini menambahkan Jujitsu sebagai pelengkap strategi tarung. Banyak siswa tertarik mengaplikasikan teknik ground fighting di laga MMA. Selain itu, Asep yakin, atlet Jujitsu Karimun siap menyumbang medali pada Porprov Kepri September 2026.
Asep menambahkan, latihan di PUMMA yang berlokasi di Jalan Hang Jebat, Pamak, Tebing, Karimun, tidak hanya mengejar prestasi, tapi juga gaya hidup sehat dan kemampuan bela diri. Saat ini, peserta datang dari berbagai usia dan profesi, mulai pelajar hingga karyawan dan pegawai pemerintahan. PUMMA menawarkan berbagai beladiri: Jujitsu, Muaythai, Savate, Kickboxing, Boxing, dan MMA, dengan jadwal latihan pagi, sore, dan malam.
Shihan Rozi Juhendra alias Oji yang mengunjungi PUMMA Jumat (16/1), menyatakan yakin Camp PUMMA akan melahirkan atlet Jujitsu berprestasi. Oji juga menggelar seminar Jujitsu selama dua hari, Jumat-Sabtu (16-17 Januari 2026). Ia mendorong atlet Karimun untuk masuk program latihan prestasi agar siap bersaing di Porprov Kepri.
“Jujitsu kini aktif di lima kabupaten/kota di Kepri: Batam, Tanjungpinang, Bintan, Lingga, dan Karimun. Natuna juga segera bergabung, sehingga total sudah 6 dari 7 kabupaten/kota,” sebut Oji.
Porprov Kepri 2026 di Tanjungpinang menjadi ajang kedua bagi Jujitsu Kepri, setelah debut di Porprov 2022 di Bintan. Oji menegaskan, atlet Jujitsu Kepri mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Prestasi cabor ini tercatat sejak PON XX Papua 2021, saat dua dari empat atlet meraih medali perunggu. Jujitsu Kepri selalu masuk peringkat atas di event nasional, termasuk peringkat lima pada Babak Kualifikasi PON 2023 di Bekasi, serta meraih perak dan perunggu pada PON XXI/2024 di Sumut.
Selain itu, atlet Kepri juga menembus level internasional. Youth U14 Batam, Kenzie Aryasatya Ayazi, masuk kontingen Jujitsu Indonesia di Kejuaraan Dunia 2025 di Thailand. Sebelumnya, Ryan, Danang, Rudi, Tomi, dan Akbar juga berprestasi di ajang internasional. Tahun ini, Jujitsu akan dipertandingkan di Campus League untuk mahasiswa.
Editor: Yuli






