Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya skala prioritas pembangunan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Batamkota di Graha Pena Hall, Batamcentre, Senin (26/1/2026).
Amsakar meminta setiap usulan pembangunan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar memberi dampak luas bagi masyarakat.
Usulan Capai Rp9 Triliun, APBD Terbatas
Ia menjelaskan bahwa Musrenbang menjadi ajang seleksi usulan pembangunan. Saat ini, total usulan masyarakat mencapai Rp9 triliun, sementara APBD Batam hanya Rp4,29 triliun.
“Karena anggaran terbatas, kita harus mendahulukan kepentingan masyarakat luas, seperti pembangunan sekolah,” tegasnya.
Perencanaan Gabungkan Aspirasi Warga dan Visi Daerah
Amsakar menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan Batam mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dengan pendekatan bottom-up melalui aspirasi warga serta top-down melalui visi kepala daerah, OPD, dan DPRD.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam Musrenbang yang dihadiri Sekda Batam Firmansyah, jajaran OPD, dan tokoh masyarakat Batamkota.
Capaian Fisik dan Program Prioritas Berjalan
Pemerintah Kota Batam terus melanjutkan pembangunan fisik, seperti perbaikan akses jalan menuju underpass, kawasan perkantoran, hingga Ocarina. Pembangunan kawasan Cikitsu juga ditargetkan terhubung ke SMA Negeri 3 Batam dalam satu hingga dua tahun.
Di sektor nonfisik, Pemko Batam menjalankan 15 program prioritas, antara lain seragam gratis SD-SMP, insentif Rp300 ribu per bulan bagi 4.000 lansia, serta pinjaman modal UMKM tanpa bunga hingga Rp20 juta.
Air Bersih dan Sampah Jadi Fokus Utama
Untuk air bersih, Pemko Batam menjadwalkan lelang proyek pada akhir Januari hingga Februari 2026 dan menargetkan pengerjaan selesai pada Juli atau Agustus.
Sementara penanganan sampah, Amsakar mengapresiasi kinerja 974 petugas kebersihan dan dukungan pelaku usaha dalam normalisasi TPA. Pemko juga menyiapkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memperkuat armada alat berat.
Ajak Warga Jaga Narasi Positif
Menutup arahannya, Amsakar mengajak masyarakat bijak bermedia sosial dan menjaga persatuan.
“Mari bangun narasi positif dan berkontribusi nyata demi Batam sebagai Bandar Dunia Madani,” pungkasnya.
Editor: Rega






