OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Ekosistem Bulion 2026–2031

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK bersama kementerian dan lembaga terkait meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha serta Ekosistem Bulion 2026–2031 di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Foto: Istimewa

OJK bersama kementerian dan lembaga terkait meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha serta Ekosistem Bulion 2026–2031 di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama kementerian dan lembaga terkait meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha serta Ekosistem Bulion 2026–2031 di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Roadmap ini menjadi panduan pengembangan ekosistem bulion nasional sekaligus mendorong hilirisasi emas dan pendalaman pasar keuangan.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan OJK meluncurkan roadmap tersebut dalam forum peringatan satu tahun kegiatan usaha bulion.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai sektor emas memiliki prospek besar sebagai instrumen investasi. Ia menyoroti kenaikan harga emas global yang signifikan.

“Sebelumnya sekitar 3.000 dolar per troy ounce, sekarang sudah di atas 5.000 dolar. Dalam setahun naik sekitar 60 persen,” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Telkom Resmikan neuCentrIX Jayapura, Data Center Pertama

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan OJK terus mendorong lembaga jasa keuangan mengembangkan usaha bulion. Langkah ini bertujuan memperdalam pasar keuangan sekaligus mendukung hilirisasi sektor emas.

Menurut Dian, penguatan ekosistem bulion membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar mampu meningkatkan nilai tambah sektor emas bagi perekonomian nasional.

Roadmap ini memuat dua fokus utama, yakni pengembangan ekosistem bulion dari hulu hingga hilir serta penguatan usaha bulion di industri jasa keuangan. Dokumen ini bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan perkembangan ekonomi.

OJK juga memperkuat ekosistem bulion melalui regulasi. Pada 2026, OJK menerbitkan POJK Nomor 2 Tahun 2026 tentang ETF emas. Sebelumnya, OJK juga menerbitkan POJK Nomor 17 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan kegiatan usaha bulion.

Baca Juga :  OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Selain regulasi, OJK mendorong inovasi melalui uji coba tokenisasi emas di sandbox inovasi keuangan digital. Saat ini, sebanyak 3.750 gram emas telah ditokenisasi dengan nilai transaksi mencapai Rp8 miliar.

Per Februari 2026, total pengelolaan emas oleh lembaga jasa keuangan mencapai 153,05 ton yang berasal dari PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

OJK menilai capaian tersebut menunjukkan ekosistem bulion nasional mulai berkembang dan berpotensi memperkuat kontribusi sektor emas terhadap perekonomian Indonesia.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia
Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik
Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas
OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah
Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Produksi Nasional Terus Digenjot
ESDM Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik Sumatra
Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Wajah Bank Emas Indonesia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:31 WIB

Prabowo: Perdamaian Timur Tengah Jadi Kepentingan Bersama Dunia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:24 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Registrasi Kartu SIM Wajib Gunakan Biometrik

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:44 WIB

Kemenpar Gandeng OTA Perkuat Verifikasi Legalitas Akomodasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:47 WIB

Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Nyata, Tak Hanya di Atas Kertas

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:43 WIB

OJK Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Dorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB