Rapat Prognosis, Targetkan Pendapatan 2027 Capai Rp5,2 Triliun

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Batam, Firmansyah, memimpin Rapat Prognosis Pendapatan Daerah Tahun 2027 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (30/3/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekda Batam, Firmansyah, memimpin Rapat Prognosis Pendapatan Daerah Tahun 2027 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (30/3/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, memimpin Rapat Prognosis Pendapatan Daerah Tahun 2027 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (30/3/2026).

Firmansyah menegaskan, Pemerintah Kota Batam akan menyesuaikan pengelolaan anggaran 2027 dengan ketentuan mandatory spending. Alokasi tersebut meliputi belanja pendidikan minimal 20 persen, kesehatan 10 persen, dan infrastruktur 40 persen.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah berhati-hati dalam menghitung prognosis pendapatan, terutama terkait belanja pegawai. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) diminta lebih selektif menerima pegawai pindah masuk.

“Perlu sinergi antarperangkat daerah agar Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) tetap berjalan optimal dan belanja pegawai sesuai ketentuan,” ujar Firmansyah.

Baca Juga :  Amsakar Jadi Narasumber Seskoau, Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Batam

Pemko Batam menargetkan pendapatan daerah tahun 2027 mencapai Rp5,2 triliun. Target tersebut dinilai realistis jika seluruh perangkat daerah mampu mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sejumlah sektor dinilai berpotensi meningkatkan PAD, di antaranya retribusi persampahan oleh Dinas Lingkungan Hidup, pendapatan parkir oleh Dinas Perhubungan, serta peningkatan layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Dalam rapat tersebut, Firmansyah juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memaksimalkan penggalian potensi pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga :  Pemko Batam Serap Aspirasi Warga Lewat Musrenbang

Ia turut mendorong Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) memperkuat kajian potensi pendapatan. Sementara itu, OPD penghasil diminta menghitung kembali potensi retribusi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Optimalisasi potensi ini penting untuk mendorong peningkatan PAD Kota Batam secara berkelanjutan,” tegasnya.

Rapat tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kota Batam Heriman, Kepala Badan Pendapatan Daerah Raja Azmansyah, Kepala BPKAD Abdul Malik, Kepala BRIDA Efrius, Kepala Dinas Pariwisata Ardiwinata, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pemko Batam Evaluasi Kebakaran Saat Gotong Royong di Tanjung Uncang
Pemko Batam Tuntaskan Penataan Honorer, Belanja Pegawai Jadi Tantangan Baru
BP Batam Rangkul Mahasiswa Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan
Data Center Batam Telkom Penuh Sebelum Beroperasi, NeutraDC Tambah Kapasitas
Batam Sambut 22 Atase Pertahanan dari 19 Negara Sahabat
Air Keruh di Tiban, BP Batam Lakukan Flushing Jaringan
Direct Call TPK Batu Ampar Melonjak 212 Persen, Perkuat Posisi Batam di Jalur Logistik Internasional
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pemko Batam Evaluasi Kebakaran Saat Gotong Royong di Tanjung Uncang

Senin, 8 Juni 2026 - 21:16 WIB

Pemko Batam Tuntaskan Penataan Honorer, Belanja Pegawai Jadi Tantangan Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

BP Batam Rangkul Mahasiswa Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:57 WIB

Data Center Batam Telkom Penuh Sebelum Beroperasi, NeutraDC Tambah Kapasitas

Berita Terbaru