Akademisi UNIQSAAS Kagumi Manuskrip Bersejarah Pulau Penyengat

Minggu, 12 April 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Naib Canselor Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang (UNIQSAAS Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin memberikan kata sambutan dalam jamuan makan malam di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026) malam. Foto: Diskominfo Kepri

Naib Canselor Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang (UNIQSAAS Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin memberikan kata sambutan dalam jamuan makan malam di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026) malam. Foto: Diskominfo Kepri

Akademisi dari Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang (UNIQSAAS) mengagumi kekayaan manuskrip bersejarah yang tersimpan di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Kekaguman itu disampaikan saat Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menjamu rombongan UNIQSAAS di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026).

Naib Canselor UNIQSAAS Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin memimpin langsung rombongan tersebut. Ia menilai Pulau Penyengat menyimpan warisan literasi Melayu yang sangat berharga.

“Kami sangat terkesima dengan manuskrip di Pulau Penyengat. Ini khazanah luar biasa yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Baca Juga :  OJK Kepri Gandeng DPK, Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

Ia menegaskan UNIQSAAS siap menjalin kerja sama dengan Yayasan Kebudayaan Inderasakti untuk mengkaji dan mengembangkan manuskrip peninggalan Kerajaan Riau-Lingga. Kerja sama itu juga mencakup pengembangan tulisan Jawi atau Arab Melayu sebagai identitas budaya Melayu.

Rombongan UNIQSAAS juga mengundang putra-putri Kepulauan Riau melanjutkan pendidikan di universitas tersebut. Sebelumnya, mereka mengunjungi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam rangkaian agenda akademik.

Baca Juga :  Pelaksanaan Program MBG di Kepri Difokuskan pada Sertifikasi SLHS, Ahli Gizi dan Pemanfaatan Pangan Lokal

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menegaskan Pulau Penyengat merupakan pusat lahirnya karya besar sastra Melayu.

“Pulau Penyengat melahirkan karya besar seperti Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji,” kata Ansar.

Ansar juga menyampaikan rencana Pemprov Kepri membangun Monumen Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat. Menurut Ansar, kolaborasi budaya dan pendidikan lintas negara penting untuk menjaga serta mengembangkan warisan Melayu di tengah  zaman.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Tuntaskan Kanal Banjir Purwodadi, Targetkan Kawasan Bebas Genangan
Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung
Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan
Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar
Ansar Ajukan KUA-PPAS APBD Kepri 2027, Fokus Dorong Ekonomi dan Percepat Pembangunan
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:05 WIB

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:54 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:11 WIB

Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:29 WIB

Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar

Berita Terbaru