Akademisi UNIQSAAS Kagumi Manuskrip Bersejarah Pulau Penyengat

Minggu, 12 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Naib Canselor Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang (UNIQSAAS Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin memberikan kata sambutan dalam jamuan makan malam di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026) malam. Foto: Diskominfo Kepri

Naib Canselor Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang (UNIQSAAS Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin memberikan kata sambutan dalam jamuan makan malam di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026) malam. Foto: Diskominfo Kepri

Akademisi dari Universiti Al-Quran Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang (UNIQSAAS) mengagumi kekayaan manuskrip bersejarah yang tersimpan di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Kekaguman itu disampaikan saat Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menjamu rombongan UNIQSAAS di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026).

Naib Canselor UNIQSAAS Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin memimpin langsung rombongan tersebut. Ia menilai Pulau Penyengat menyimpan warisan literasi Melayu yang sangat berharga.

“Kami sangat terkesima dengan manuskrip di Pulau Penyengat. Ini khazanah luar biasa yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Kepri Dorong Produksi Cabai Lokal Lewat Penanaman Perdana

Ia menegaskan UNIQSAAS siap menjalin kerja sama dengan Yayasan Kebudayaan Inderasakti untuk mengkaji dan mengembangkan manuskrip peninggalan Kerajaan Riau-Lingga. Kerja sama itu juga mencakup pengembangan tulisan Jawi atau Arab Melayu sebagai identitas budaya Melayu.

Rombongan UNIQSAAS juga mengundang putra-putri Kepulauan Riau melanjutkan pendidikan di universitas tersebut. Sebelumnya, mereka mengunjungi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam rangkaian agenda akademik.

Baca Juga :  Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menegaskan Pulau Penyengat merupakan pusat lahirnya karya besar sastra Melayu.

“Pulau Penyengat melahirkan karya besar seperti Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji,” kata Ansar.

Ansar juga menyampaikan rencana Pemprov Kepri membangun Monumen Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat. Menurut Ansar, kolaborasi budaya dan pendidikan lintas negara penting untuk menjaga serta mengembangkan warisan Melayu di tengah  zaman.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri
Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC
Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana
Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri
Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat
Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Wagub Kepri Dorong Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah
Diskominfo Kepri Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Capacity Building

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:13

Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri

Sabtu, 12 September 2026 - 22:06

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Kamis, 10 September 2026 - 21:47

Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri

Rabu, 9 September 2026 - 19:17

Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 21:31

Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06