Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang Vaname di Tanjungpinang

Kamis, 23 April 2026 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim reses Komisi IX DPR RI meninjau tambak udang vaname milik PT Win Win Shrimp di Tanjungpinang, Rabu (22/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Tim reses Komisi IX DPR RI meninjau tambak udang vaname milik PT Win Win Shrimp di Tanjungpinang, Rabu (22/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Tim reses Komisi IX DPR RI meninjau tambak udang vaname milik PT Win Win Shrimp di Tanjungpinang, Rabu (22/4/2026).

Wakil Ketua Komisi IX Nihayatul Wafiroh memimpin kunjungan tersebut. Ia datang bersama Wakil Ketua Komisi IX M. Yahya Zaini dan sejumlah anggota lintas fraksi.
Penjabat Sekretaris Daerah Kepri Luki Zaiman Prawira turut mendampingi rombongan.

Komisi IX meninjau langsung proses budidaya udang vaname di lokasi tambak. Kunjungan ini menjadi bagian agenda reses di Provinsi Kepulauan Riau pada 22–26 April 2026.

Komisi IX menilai budidaya udang vaname mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Musrenbang Kepri 2026 Bahas RKPD 2027, Fokus Pembangunan Berkelanjutan dan Daya Saing Daerah

Selain itu, Komisi IX juga menyoroti perlindungan tenaga kerja, penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja, serta jaminan sosial bagi pekerja sektor perikanan.

Luki Zaiman Prawira mengapresiasi kunjungan Komisi IX DPR RI ke Kepulauan Riau.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat semakin kuat agar produksi budidaya udang vaname di Kepri terus meningkat dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi perikanan sekitar 1,1 juta ton per tahun. Udang vaname menjadi salah satu komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi dengan peluang besar di pasar domestik dan ekspor.

Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Komoditas ini juga mendukung target peningkatan ekspor udang nasional hingga 250 persen yang didorong Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Letak Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia memberi peluang besar bagi pengembangan budidaya dan ekspor hasil perikanan.

Pemerintah Provinsi Kepri pun terus mendorong kolaborasi dengan DPR RI dan berbagai pihak untuk menguatkan sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak ekonomi daerah.

Editor: Rega

Berita Terkait

Pemprov Kepri Tuntaskan Kanal Banjir Purwodadi, Targetkan Kawasan Bebas Genangan
Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung
Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan
Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar
Ansar Ajukan KUA-PPAS APBD Kepri 2027, Fokus Dorong Ekonomi dan Percepat Pembangunan
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:05 WIB

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:54 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:11 WIB

Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:29 WIB

Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar

Berita Terbaru