OJK Ajak Generasi Muda Kritis dan Bijak Pahami Aset Kripto

Senin, 4 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuliah umum Digital Financial Literacy (DFL) di Universitas Pattimura, Ambon. Foto: istimewa

Kuliah umum Digital Financial Literacy (DFL) di Universitas Pattimura, Ambon. Foto: istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong generasi muda memahami risiko investasi aset digital dan kripto secara aman, rasional, dan bertanggung jawab. Langkah ini sekaligus memperkuat ekosistem keuangan digital yang sehat, stabil, dan berkelanjutan.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menegaskan pesatnya perkembangan kripto harus diimbangi pemahaman yang memadai. Ia mengingatkan masih banyak masyarakat terjebak investasi ilegal, penipuan digital, hingga kehilangan aset akibat lemahnya keamanan digital.

“Perkembangan kripto sangat cepat, tetapi risikonya juga tinggi. Tanpa pemahaman yang cukup, masyarakat rentan dirugikan,” ujar Adi dalam kuliah umum Digital Financial Literacy (DFL) di Universitas Pattimura, Ambon.

Baca Juga :  OJK Kepri Luncurkan Gema Kepri Menabung, Targetkan 5.000 Rekening Baru

Adi menekankan investasi kripto bersifat high risk high return dengan volatilitas tinggi. Investor tidak boleh hanya mengikuti tren, tetapi harus memahami fundamental, mekanisme, dan risiko sebelum berinvestasi.

Hingga Februari 2026, jumlah akun kripto di Indonesia menembus 21 juta pengguna. Sepanjang 2025, nilai transaksi mencapai Rp482,23 triliun. Pertumbuhan ini menuntut peningkatan literasi agar masyarakat tidak dirugikan.

Mahasiswa didorong menjadi agen literasi keuangan digital untuk mengedukasi masyarakat, menekan risiko kerugian, dan meningkatkan kepercayaan terhadap inovasi keuangan.

Baca Juga :  ARTOTEL Batam Hadirkan “The Late Shift”, Kuliner Malam

Kegiatan DFL di Ambon menjadi bagian Bulan Literasi Kripto (BLK). OJK menargetkan pemerataan literasi, terutama di Maluku yang masih memiliki kesenjangan antara inklusi (81,04 persen) dan literasi keuangan (40,78 persen).

Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, menilai edukasi ini penting agar mahasiswa mampu beradaptasi dan mengambil keputusan keuangan secara bijak di tengah perubahan cepat sektor digital.

DFL diikuti sekitar 400 mahasiswa dan menghadirkan narasumber dari OJK serta industri kripto. OJK akan terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi guna menciptakan masyarakat yang cerdas finansial dan aman secara digital.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera
Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam
BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara
Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial
Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek
Presiden Prabowo Apresiasi Pegadaian, Laba Semester I 2026 Capai Rp6,59 Triliun
Santika Anniversary Sale, Rayakan 45 Tahun dengan Diskon Menginap hingga 45 Persen
Fox Hotel Nagoya Batam Resmi Hadir, Perluas Jejak Fox Hotels di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Dengarkan Aspirasi Pelanggan di Sumatera

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:54

Daihatsu Bawa Rocky e-Smart Hybrid Lebih Dekat ke Masyarakat Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:26

BATIC 2026 Perkuat Kolaborasi Digital Asia Pasifik, Hadirkan 2.700 Delegasi dari 67 Negara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:03

Telkomsel Perkuat Jaringan Pacu Jalur 2026, Tebar Promo Spesial

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:05

Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06