Mediasi Kasus Mobil Rp1,6 Miliar di Batam Berakhir Tanpa Kesepakatan

Rabu, 6 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum tergugat, Rionaldo. Foto: Istimewa

Kuasa hukum tergugat, Rionaldo. Foto: Istimewa

Pengadilan Negeri (PN) Batam menggelar sidang mediasi antara pembeli dan pemilik dealer dalam perkara hukum yang tengah bergulir di Batam, Rabu (6/5/2026). Proses ini menjadi tahap awal penyelesaian sengketa yang kini memasuki babak baru di persidangan.

Kuasa hukum tergugat, Rionaldo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah dokumen yang akan digunakan untuk memperkuat posisi kliennya dalam perkara tersebut.

“Pada mediasi tadi kami memang tidak masuk ke dalam. Dari awal kami memang ingin perkara ini lanjut ke tahap berikutnya,” kata Rionaldo di PN Batam.

Ia menegaskan mobil Mercedes-Benz yang dibeli kliennya seharga Rp1,6 miliar merupakan kendaraan baru saat transaksi terjadi.

Baca Juga :  Amsakar Terima Kepala PN Batam, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

“Saya sekaligus meluruskan ya, karena beredar komentar di media sosial ada kesengajaan kami merusak mobil tersebut. Saya tegaskan itu tidak benar. Mana ada orang beli mobil baru untuk dirusak. Mobil ini dibeli klien saya dengan kondisi baru,” jelasnya.

Rionaldo juga menyebut sejak awal kliennya telah berupaya menyelesaikan dugaan kerusakan mobil secara kekeluargaan. Namun, pihak lawan justru melayangkan gugatan wanprestasi.

“Namun mereka tidak begitu. Gugatan wanprestasi ini kami nilai sangat merendahkan. Mereka menuntut dengan nilai yang tidak masuk akal. Kami pun tidak tahu hitungannya seperti apa,” ujarnya.

Ia kemudian meminta pihak dealer untuk bersiap menghadapi persidangan lanjutan karena pihaknya telah menyiapkan dokumen yang dinilai dapat memperkuat posisi hukum mereka.

Baca Juga :  Ribuan Warga Batam Laksanakan Salat Iduladha di Dataran Engku Putri

“Kami sangat siap untuk persidangan. Ada dokumen yang akan kami siapkan di persidangan nanti. Kami meyakini dokumen ini akan membuka tabir mobil mewah di Batam,” tambahnya.

Sementara itu, tim kuasa hukum Showroom M yang hadir di PN Batam memilih tidak memberikan komentar terkait hasil mediasi tersebut.

“Nanti kami siapkan hak jawab. Tadi mereka juga tidak hadir ke dalam ruangan sidang mediasi,” ujar salah satu anggota tim kuasa hukum sambil meninggalkan lokasi.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Firmansyah Ajak Mubaligh Tangkal Hoaks dan Jaga Persatuan
Warga Galang Minta Pemerintah Perluas Jaringan Air Bersih dan Benahi Jalan
Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola
Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati
442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:46

Firmansyah Ajak Mubaligh Tangkal Hoaks dan Jaga Persatuan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:18

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42

Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:11

120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan

Berita Terbaru

Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang memberikan kata sambutan pada kegiatan pelatihan membuat kue yang digelar di Perumahan Botania Garden, Batam, Kamis (29/10/2026). (Risa/DISKOMINFO KEPRI)

Pemerintahan

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Lewat Pelatihan Kue

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:45