Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Tambatan Perahu Nelayan di Kelurahan Teluk Umah (Leho), Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5/2026).
Pemerintah Provinsi Kepri membangun fasilitas tersebut melalui APBD 2025 dengan anggaran Rp319,9 juta. Tambatan perahu sepanjang 59,69 meter itu mampu melayani sekitar 100 kapal nelayan berukuran 1 hingga 5 GT.
Ansar menegaskan pembangunan tambatan perahu merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah untuk mempermudah aktivitas nelayan.
“Tambatan ini akan memperlancar bongkar muat hasil tangkapan serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan nelayan saat beraktivitas,” kata Ansar.
Ansar mengatakan sektor kelautan dan perikanan menjadi tulang punggung ekonomi Kepri. Karena itu, pemerintah terus membangun infrastruktur yang mendukung produktivitas nelayan.
Menurutnya, Kepri memiliki lebih dari 72 ribu nelayan dan potensi sumber daya ikan yang besar di wilayah WPPNRI 711. Potensi tersebut harus didukung dengan sarana yang memadai serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di Kabupaten Karimun, terdapat sekitar 14.260 nelayan dengan produksi perikanan tangkap mencapai 55,1 ribu ton pada 2025.
Ansar meminta masyarakat memanfaatkan dan merawat tambatan perahu tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami akan terus memperkuat sektor perikanan melalui pembangunan infrastruktur dan bantuan bagi nelayan agar semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Editor: Difky






