Pemerintah Kota Batam mengirim ASN terpilih mengikuti Diklat Penilai Zona Integritas di Surabaya, Jawa Timur. Pemko Batam menyiapkan SDM yang mampu mempercepat terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur menggelar pelatihan tersebut. Peserta berasal dari berbagai daerah, termasuk Kota Batam.
Plt Inspektur Kota Batam, Yusfa Hendri, mengatakan peserta berasal dari Inspektorat Batam, BKPSDM Batam, dan Bagian Organisasi Setdako Batam.
“Kami mengirim ASN terbaik untuk memperkuat pembangunan Zona Integritas di Batam,” kata Yusfa.
Ia menegaskan peserta tidak sekadar mengikuti pelatihan. Mereka harus menjadi penilai Zona Integritas yang profesional dan berintegritas.
Yusfa menilai peningkatan kompetensi penilai menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi. Karena itu, peserta harus menguasai metode penilaian dan mampu mengawal perubahan di instansi masing-masing.
“Peserta harus memastikan reformasi birokrasi berjalan nyata, bukan hanya memenuhi dokumen administrasi,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan Zona Integritas terlihat dari perubahan budaya kerja, meningkatnya kualitas pelayanan publik, dan tumbuhnya kepercayaan masyarakat.
Ia meminta peserta menerapkan seluruh ilmu yang diperoleh selama pelatihan. Langkah itu penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Editor: Bibah






