Pemerintah Perkuat Ekosistem Digital Menuju Indonesia Digital 2045

Selasa, 23 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, saat menutup acara peluncuran Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026)./Foto Agus S/InfoPublik

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, saat menutup acara peluncuran Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026)./Foto Agus S/InfoPublik

Pemerintah mempercepat pembangunan ekosistem digital nasional untuk menciptakan kemandirian teknologi dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi digital global.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan langkah tersebut saat menutup peluncuran Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Nezar mengatakan pemerintah bersama pemangku kepentingan telah menyusun delapan prioritas pembangunan ekosistem digital melalui forum DEAL 2026.

Prioritas itu mencakup penguatan industri telekomunikasi, pembangunan infrastruktur digital, pengembangan platform, hingga peningkatan efisiensi logistik nasional.

“Forum DEAL 2026 memetakan delapan prioritas untuk memperkuat daya saing digital Indonesia,” ujar Nezar.

Nezar mendorong pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas teknologi memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem digital nasional.

Ia menilai kolaborasi menjadi faktor utama untuk mempercepat transformasi digital dan menciptakan inovasi teknologi yang berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bea Cukai Imbau Penumpang Pahami Ketentuan Barang Bawaan dari Luar Negeri

“Pemerintah harus menginternalisasi dan mengeksekusi kolaborasi bersama seluruh pihak,” katanya.

Nezar menjelaskan Indonesia perlu membangun ekosistem digital secara menyeluruh dengan memperkuat infrastruktur, platform, serta aplikasi digital.

Nezar menyebut India sebagai contoh negara yang berhasil membangun fondasi ekonomi digital dalam waktu singkat.

Menurutnya, India mempercepat pertumbuhan ekonomi digital melalui pembangunan infrastruktur publik digital seperti sistem identitas Aadhaar dan Unified Payments Interface (UPI).

Langkah tersebut membuktikan bahwa negara membutuhkan fondasi digital yang kuat sebelum mengembangkan layanan dan inovasi teknologi bernilai tinggi.

Nezar meminta Indonesia mengubah posisi dari pengguna menjadi pengembang teknologi.

Ia mengakui Indonesia masih berada pada tahap awal pengembangan kecerdasan artifisial (AI) dan belum memiliki posisi strategis dalam rantai pasok global industri tersebut.

Baca Juga :  Kemkomdigi Temukan 156 Paket Seluler Belum Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

“Saat ini kita masih menjadi pengguna dan pasar. Kita harus memperkuat posisi sebagai pengembang teknologi,” ujarnya.

Pemerintah akan memperkuat regulasi, mendorong inovasi, dan membagi peran antara pemerintah, industri, akademisi, serta komunitas teknologi untuk mempercepat pengembangan teknologi nasional.

Nezar menyebut ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif. Nilainya diperkirakan mencapai 105 miliar dolar AS pada 2026 dan berpotensi meningkat hingga 260-360 miliar dolar AS dalam beberapa tahun mendatang.

Indonesia juga berkontribusi sekitar 40 persen terhadap ekonomi digital ASEAN yang diproyeksikan mencapai 1 triliun dolar AS.

Menurut Nezar, pemerintah harus mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan nyata melalui kerja sama konkret yang memberi manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha. Sumber Infopublik

Editor: Yuli

 

Berita Terkait

Kemkomdigi Minta Pengguna Laporkan Dugaan Shadowban ke Platform
OJK Luncurkan Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030
Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:53

Kemkomdigi Minta Pengguna Laporkan Dugaan Shadowban ke Platform

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:15

OJK Luncurkan Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Berita Terbaru

Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang memberikan kata sambutan pada kegiatan pelatihan membuat kue yang digelar di Perumahan Botania Garden, Batam, Kamis (29/10/2026). (Risa/DISKOMINFO KEPRI)

Pemerintahan

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Lewat Pelatihan Kue

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:45