Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu

Rabu, 24 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi Sosek Malindo Johor, Malaysia, didampingi Kepala BPPD Kepri Doli Boniara dan Sekdako Tanjungpinang Zulihidayat memelihat koleksi Galeri Kutubkhanah Marhum Ahmadi, Pulau Penyengat, Rabu (24/6/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Delegasi Sosek Malindo Johor, Malaysia, didampingi Kepala BPPD Kepri Doli Boniara dan Sekdako Tanjungpinang Zulihidayat memelihat koleksi Galeri Kutubkhanah Marhum Ahmadi, Pulau Penyengat, Rabu (24/6/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Delegasi Sosek Malindo Johor, Malaysia, mengunjungi Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Rabu (24/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, mereka menilai Pulau Penyengat memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya Melayu.

Rombongan dipimpin Ketua Polis Negeri Johor Dato’ Ab Rahaman Bin Arsad dan didampingi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kepulauan Riau Doli Boniara. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dan kerja sama wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Delegasi mengawali kunjungan di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, salah satu ikon sejarah dan budaya Melayu di Kepulauan Riau. Rombongan kemudian mengunjungi kompleks makam tokoh-tokoh Kesultanan Riau-Lingga dan Balai Adat Pulau Penyengat untuk melihat langsung jejak sejarah serta tradisi Melayu yang masih terjaga.

Dato’ Ab Rahaman Bin Arsad mengaku terkesan dengan kekayaan sejarah yang dimiliki Pulau Penyengat. Menurutnya, pulau tersebut memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah masyarakat Melayu di Nusantara dan Semenanjung Malaysia.

Baca Juga :  Ansar–Nyanyang Halalbihalal Bersama Masyarakat Kepri di Jabodetabek

“Kunjungan ini memberi peluang kepada kami untuk melihat secara dekat warisan sejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Melayu. Pulau Penyengat menyimpan banyak nilai yang perlu terus dipelihara dan diperkenalkan kepada generasi muda,” katanya.

Ia menambahkan, hubungan Johor dan Kepulauan Riau telah terjalin sejak lama melalui ikatan budaya, bahasa, dan sejarah yang sama. Karena itu, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkukuh hubungan masyarakat serumpun.

“Kami melihat banyak persamaan dan kedekatan antara masyarakat Johor dan Kepulauan Riau. Hubungan serumpun ini perlu terus dipererat melalui pelbagai bentuk kerjasama dan pertukaran budaya,” ujarnya.

Menurut Dato’ Ab Rahaman, Pulau Penyengat juga memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi pelancongan sejarah dan budaya bagi masyarakat Indonesia maupun Malaysia.

“Saya melihat Pulau Penyengat mempunyai daya tarikan yang sangat kuat, bukan sahaja kepada masyarakat Indonesia malah juga kepada masyarakat Malaysia yang ingin mengenali sejarah Melayu dengan lebih dekat,” ucapnya.

Baca Juga :  Menpar Minta Destinasi Wisata Utamakan Keselamatan Selama Libur Sekolah 2026

Ia berharap hubungan Johor dan Kepulauan Riau terus diperkuat, termasuk dalam upaya melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Melayu.

Sementara itu, Kepala BPPD Kepulauan Riau Doli Boniara menyambut baik kunjungan delegasi Sosek Malindo Johor. Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan eratnya hubungan masyarakat serumpun yang selama ini terjalin baik.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Kepulauan Riau dan Johor, sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Melayu yang kita miliki bersama,” katanya.

Doli berharap kerja sama melalui forum Sosek Malindo terus diperkuat di berbagai bidang untuk memberikan manfaat bagi kedua wilayah.

“Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, keamanan, maupun pelestarian budaya,” tutupnya.

Editor: Yuli

Berita Terkait

September, FOX Hotel Nagoya Batam Tebar Ragam Promo Kuliner
Tour de Bintan 2026 Kembali, 800 Pesepeda dari 42 Negara Siap Taklukkan Bintan
Kepri Percepat Penataan Pulau Penyengat, Siapkan Museum Bahasa Nasional
Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026
Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026
Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia
Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka
Kemenpar Bidik Wisatawan Korea Selatan, Raup Potensi Devisa Rp9,4 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:26

September, FOX Hotel Nagoya Batam Tebar Ragam Promo Kuliner

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:15

Tour de Bintan 2026 Kembali, 800 Pesepeda dari 42 Negara Siap Taklukkan Bintan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:58

Kepri Percepat Penataan Pulau Penyengat, Siapkan Museum Bahasa Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:11

Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45