Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat membuka Forum Sahabat Tunas bertajuk 'Guru Berdaya, Generasi Unggul dan Tangguh Digital sebagai Investasi Masa Depan' di Bali, Kamis (2/7/2026). Foto: KPM Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat membuka Forum Sahabat Tunas bertajuk 'Guru Berdaya, Generasi Unggul dan Tangguh Digital sebagai Investasi Masa Depan' di Bali, Kamis (2/7/2026). Foto: KPM Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak guru di seluruh Indonesia ikut mengawal pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Pemerintah mengandalkan guru untuk memperkuat literasi digital dan melindungi anak dari ancaman di ruang siber.

Meutya menyampaikan ajakan itu saat membuka Forum Sahabat TUNAS bertema “Guru Berdaya, Generasi Unggul dan Tangguh Digital sebagai Investasi Masa Depan” di Bali, Kamis (2/7/2026).

Meutya menegaskan pemerintah terus memperkuat perlindungan anak melalui aturan turunan PP TUNAS. Salah satunya, pemerintah membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun ke platform digital berisiko tinggi, termasuk media sosial dengan fitur komunikasi terbuka.

Baca Juga :  Kemkomdigi: Wikimedia Bisa Diakses Lagi Setelah Daftar PSE

Menurut Meutya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri menjalankan kebijakan tersebut. Guru dan orang tua harus ikut mendampingi anak saat menggunakan teknologi.

“Perlindungan anak tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Guru harus ikut mendampingi anak di ruang digital,” ujarnya.

Meutya mengungkap tujuh ancaman yang paling sering mengintai anak di ruang digital. Ancaman itu meliputi kontak dengan orang asing, paparan pornografi dan kekerasan, eksploitasi komersial, penyalahgunaan data pribadi, kecanduan gawai, gangguan kesehatan mental, hingga gangguan kesehatan fisik.

Ia menilai ancaman tersebut dapat mengganggu tumbuh kembang anak jika penggunaan internet tidak dibarengi pengawasan.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Digitalisasi Koperasi Desa untuk Perkuat Ekonomi Rakyat

Meutya meminta guru mengajarkan etika digital sejak dini. Ia juga mendorong sekolah membiasakan siswa menjaga data pribadi, mengenali modus kejahatan digital, serta menggunakan media sosial secara bijak.

Ia menegaskan teknologi tidak akan pernah menggantikan peran guru dan orang tua dalam membentuk karakter anak.

Melalui Forum Sahabat TUNAS, Kementerian Komunikasi dan Digital mempercepat implementasi PP TUNAS sekaligus memperkuat literasi digital nasional. Pemerintah berharap kolaborasi guru, keluarga, sekolah, dan masyarakat mampu menciptakan ruang digital yang aman bagi seluruh anak Indonesia. Sumber Infopublik

Editor: Rega

Berita Terkait

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam
62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi
Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul
Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini
Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Kepri Bangun Pendidikan di Wilayah Kepulauan
BP Batam Gandeng UMRAH Perkuat Riset dan Pengembangan Wilayah
Belajar Sambil Bermain, TK Islam Hang Tuah Batam Cetak Anak Lebih Berani dan Mandiri
Kepri Targetkan Tujuh Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:46 WIB

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:47 WIB

62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:58 WIB

Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:12 WIB

Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:56 WIB

Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Berita Terbaru