BP Batam menggandeng Badan Perlindungan (BP) Lansia Indonesia Wilayah Batam untuk memperkuat pemberdayaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia di Kota Batam.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima pengurus BP Lansia yang dipimpin Sekretaris Marojahan Manuntun Napitupulu (Johan), Rabu (1/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pelantikan pengurus pada 10 Juli 2026 sekaligus menyepakati penguatan kerja sama di bidang sosial.
Ariastuty menyebut kehadiran BP Lansia menjadi peluang untuk memperluas pelayanan bagi masyarakat lanjut usia. Menurutnya, organisasi tersebut dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai kegiatan pemberdayaan.
“BP Batam mendukung penuh kehadiran BP Lansia. Kami berharap organisasi ini mampu menghadirkan program yang membuat para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan sejahtera,” ujarnya.
Pemerintah Kota Batam, lanjut Ariastuty, juga telah menyalurkan insentif bagi lansia sebagai bentuk perlindungan sosial sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.
Ke depan, kedua pihak akan mengembangkan berbagai kegiatan bersama, seperti senam sehat, reporter lansia, duta lansia, hingga kegiatan sosial lainnya. BP Lansia juga diharapkan ikut memberikan masukan dan mengawal pelaksanaan program agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
Sementara itu, Johan menyambut baik dukungan tersebut. Ia memastikan BP Lansia siap memperkuat sinergi dengan pemerintah melalui berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat lanjut usia.
“Lansia harus sehat, cerdas, berguna, dan bahagia. Kami siap bekerja sama menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi para lansia di Kota Batam,” kata Johan.
Editor: Bibah






