Pemko Batam Gandeng PT VMI Kelola Dendang Melayu 30 Tahun, Targetkan PAD dan Dongkrak Pariwisata

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Plt Direktur PT VMI, Meddy, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (16/7/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Plt Direktur PT VMI, Meddy, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (16/7/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam menyerahkan pengelolaan Kawasan Wisata Dendang Melayu kepada PT Vendoor Mebelia Indonesia (VMI) selama 30 tahun. Pemko Batam memanfaatkan aset daerah itu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menarik investasi, dan menggerakkan sektor pariwisata.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Plt Direktur PT VMI, Meddy, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (16/7/2026).

Firmansyah menegaskan Pemko Batam terus menggenjot pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) agar mampu menghasilkan pendapatan.

Pemko Batam, kata dia, tidak lagi membiarkan aset daerah menganggur. Sebaliknya, pemerintah menggandeng investor untuk mengelola aset yang memiliki potensi ekonomi.

Baca Juga :  Ranperda Kota Layak Anak Disetujui dan Disahkan Jadi Perda

“Kami ingin aset daerah menghasilkan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan PAD,” kata Firmansyah.

Firmansyah juga mengapresiasi Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang mendampingi Pemko Batam hingga kerja sama tersebut rampung.

Ia menyebut Dendang Melayu menjadi aset kedua yang berhasil dioptimalkan setelah Pasar Induk Batam.

PT VMI juga langsung memenuhi kewajibannya dengan menyetor kontribusi awal sebesar Rp598 juta ke kas daerah.

PT VMI akan membangun sekaligus mengelola kawasan wisata di atas lahan seluas 43.109,47 meter persegi atau sekitar 4,31 hektare.

Baca Juga :  Li Claudia Raih Wonder Mom Award 2025 di Hari Ibu Nasional

Perusahaan akan melengkapi kawasan itu dengan berbagai fasilitas pendukung pariwisata selama masa kerja sama.

Plt Direktur PT VMI, Meddy, memastikan perusahaan segera merealisasikan pengembangan Dendang Melayu.

“Kami akan mengembangkan Dendang Melayu menjadi destinasi wisata yang lebih maju, meningkatkan nilai aset daerah, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pemko Batam menargetkan pengelolaan baru ini mampu menghadirkan destinasi wisata yang lebih kompetitif, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi terhadap PAD.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06