Ranperda Kota Layak Anak Disetujui dan Disahkan Jadi Perda

Senin, 15 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat paripurna laporan Pansus Pembahasan Ranperda Kota Layak Anak sekaligus Pengambilan Keputusan, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Senin (15/12/2025. Foto: Istimewa

Rapat paripurna laporan Pansus Pembahasan Ranperda Kota Layak Anak sekaligus Pengambilan Keputusan, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Senin (15/12/2025. Foto: Istimewa

Batam, metroposid.com: Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) disetujui dan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam.

Nota kesepakatan ditandai dengan penandatangan dokumen saat Rapat paripurna laporan Pansus Pembahasan Ranperda Kota Layak Anak sekaligus Pengambilan Keputusan, di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Senin (15/12/2025.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Batam Muhammad Kamalludin, Waka III Hendra Asman dan dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan anggota dewan serta perwakilan Forkopimda
Ketua Pansus Penyelenggaraan Kota Layak Anak DPRD Kota Batam, Asnawati Atiq, mengapreasi dukungan Pemerintah Kota Batam selaku mitra pembahasan serta kerja staf pansus yang telah berkontribusi secara teknis dan substantif sehingga seluruh tahapan pembahasan berjalan lancar.
Ranperda ini disusun sebagai tindak lanjut ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021, yang mewajibkan pemerintah daerah menyelenggarakan Kabupaten/Kota Layak Anak dan mengaturnya melalui peraturan daerah.
Masih katanya, pembahasan Ranperda dimulai dari rapat internal penyusunan agenda pada 31 Juli 2025, dilanjutkan pembahasan hingga finalisasi pada 12 Desember 2025. Hasil kerja Pansus kemudian disepakati melalui rapat konsultasi yang dihadiri pimpinan DPRD, pimpinan fraksi, komisi, serta alat kelengkapan dewan (AKD).
Asnawati menjelaskan, penyusunan Ranperda ini membutuhkan berbagai penyesuaian karena melewati rentang waktu sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PPPA Nomor 12 Tahun 2022. Penyesuaian dilakukan agar substansi Ranperda tetap selaras dengan regulasi terbaru serta kebijakan nasional terkait Kota Layak Anak.
Meski belum memiliki Perda khusus, Kota Batam telah melaksanakan berbagai program Kota Layak Anak sejak 2021. Komitmen tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya Penghargaan Kota Layak Anak Predikat Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada tahun 2022, 2023, dan 2025.
Dalam rangka penyempurnaan materi Ranperda, Pansus melakukan studi banding ke Kota Yogyakarta yang telah meraih predikat utama Kota Layak Anak, serta konsultasi ke Kementerian PPPA RI dan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Kementerian PPPA RI mendorong agar Ranperda ini segera dirampungkan dan diundangkan paling lambat Desember 2025 guna meningkatkan nilai evaluasi KLA Kota Batam pada tahun 2026.
Hasil pembahasan Pansus juga membawa perubahan signifikan terhadap substansi Ranperda. Dari semula 69 pasal, Ranperda disederhanakan menjadi 21 pasal dengan penambahan ketentuan penting, di antaranya pengaturan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), peran masyarakat, dunia usaha, media massa, serta partisipasi anak melalui Forum Anak.
“Pansus berharap Ranperda ini menjadi payung hukum yang kuat bagi penyelenggaraan Kota Layak Anak di Batam, sekaligus menjamin pemenuhan hak anak secara berkelanjutan,” tutupnya.

Editor: Rega

Baca Juga :  Pemprov Kepri Perkuat Kinerja BUMD, Tekankan Standarisasi dan Transparansi

Berita Terkait

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Aset Daerah
Pemerintah Kucurkan Rp480 Miliar untuk Penanganan Karhutla di 44 Daerah
Kepri Luncurkan SIMAKDARA, Perkuat Pengawasan Aset dan Keuangan Daerah
Dewi Kumalasari Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak
Perpres Ojol Terbit, Pemerintah Atur Kemitraan hingga Perlindungan Sosial
Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan
Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:55

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Aset Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:43

Pemerintah Kucurkan Rp480 Miliar untuk Penanganan Karhutla di 44 Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:58

Kepri Luncurkan SIMAKDARA, Perkuat Pengawasan Aset dan Keuangan Daerah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:03

Dewi Kumalasari Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:42

Perpres Ojol Terbit, Pemerintah Atur Kemitraan hingga Perlindungan Sosial

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19