Prabowo: Pamong Praja Harus Hadir Melayani dan Melindungi Rakyat

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menegaskan setiap Pamong Praja Muda harus menjadi aparatur negara yang hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Pesan itu disampaikan saat melantik Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

“Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegas Prabowo.

Prabowo mengapresiasi para Pamong Praja Muda yang telah diterjunkan membantu penanganan bencana di Aceh selama satu bulan sebelum resmi dilantik. Menurutnya, pengalaman tersebut membuktikan bahwa aparatur negara harus siap hadir membantu masyarakat sejak awal pengabdian.

Baca Juga :  Prabowo Terima Lencana Emas KTNA, Tegaskan Komitmen Perkuat Pertanian dan Perikanan

“Sebelum dilantik, saudara sudah bekerja membantu rakyat saat menghadapi kesulitan. Itu menjadi bekal penting sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Prabowo menegaskan, menjadi Pamong Praja bukan sekadar mengejar pangkat atau jabatan. Seorang aparatur harus membuktikan pengabdiannya melalui pelayanan yang jujur, disiplin, bersih, dan bebas dari korupsi.

Ia juga meminta para aparatur tidak menciptakan birokrasi yang berbelit-belit. Sebaliknya, mereka harus berani mengambil keputusan dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan.

“Rakyat tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, dan berani mengambil keputusan,” katanya.

Baca Juga :  Kampung Internet Komdigi Hadirkan 1.282 Titik Akses

Prabowo mengingatkan bahwa setiap Pamong Praja merupakan wajah negara di tengah masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan dan tindakan aparatur akan menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap negara.

“Kalau saudara bekerja dengan baik, rakyat akan semakin percaya dan semakin cinta kepada negaranya. Tetapi jika saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan juga kepercayaan rakyat kepada negara,” pungkasnya. Sumber Infopublik

Editor: Difky

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru