Kontingen Jujitsu Indonesia tampil gemilang di 3rd JJAU Regional Championship Southeast Asia 2026 di Kamboja, 21–23 Agustus 2026. Atlet Merah Putih membawa pulang 13 medali, terdiri dari lima emas, tiga perak, dan lima perunggu.
Indonesia menurunkan atlet pada tiga kategori, yakni Jiujitsu Gi, Jiujitsu No Gi, dan Fighting System.
Lima atlet berhasil menyumbangkan medali emas. Bumi Magani Abraar Himara menjadi juara U18 Fighting System Male -77 Kg.
Vincentius Kevin Jonan merebut emas Adult Jiujitsu No Gi Male -85 Kg. Athar Rizky Barasa menjuarai U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg.
Dua emas lainnya datang dari Alfonsus Michael Wibisono di Adult Jiujitsu Male -77 Kg dan Ngakan Komang Krisna Wijaya di U18 Jiujitsu Male -52 Kg.
Tiga Perak dan Lima Perunggu
Bumi Magani Abraar Himara kembali naik podium dan meraih perak di U18 Jiujitsu No Gi Male -69 Kg.
Desyana Gemina Maharani menyumbangkan perak dari nomor Adult Jiujitsu Female -63 Kg. Sementara M Dellon Putra Aryanto meraih perak pada U21 Jiujitsu Male -56 Kg.
Lima atlet lainnya menyumbangkan medali perunggu. Mereka ialah Dhawy Ataya Barasa pada U14 Jiujitsu Male -32 Kg, Fadhil Rizki Abriyanto pada U16 Jiujitsu No Gi Male -62 Kg, dan Ghaida Silmi Adilah pada Adult Fighting System Female -63 Kg.
Kemudian Artz Brilliant Perfecto Tanujaya meraih perunggu pada Adult Fighting System Male -77 Kg. Alfonsus Michael Wibisono menambah perunggu dari Adult Jiujitsu No Gi Male -77 Kg.
Pimpinan Delegasi Jujitsu Indonesia Mahesa Arba menilai raihan 13 medali menjadi hasil positif bagi tim Indonesia.
“Capaian ini merupakan hasil positif bagi kontingen Jujitsu Indonesia pada kejuaraan regional tingkat Asia Tenggara,” ujar Mahesa.
Wakil Ketua Umum I PBJI itu mengatakan pihaknya akan menggunakan hasil kejuaraan sebagai bahan evaluasi. PBJI akan mengevaluasi program pembinaan atlet, kualitas pelatih, hingga persiapan menghadapi kejuaraan internasional berikutnya.
“Ada kemenangan yang harus dipertahankan. Ada kekurangan yang harus dibenahi,” katanya.
Mahesa juga mengapresiasi perjuangan atlet, pelatih, official, dan tim pendukung yang membawa nama Indonesia di Kamboja.
“Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia, para pelatih yang telah mendampingi atlet selama persiapan dan pertandingan, serta seluruh official dan tim pendukung,” ujarnya.
Raihan 13 medali di Kamboja memperkuat catatan prestasi Jujitsu Indonesia sekaligus menjadi modal untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.
Editor: Bibah







