Pemprov Kepri Apresiasi GMP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 19 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Kepri turut menabuh gendang, membuka penyelenggaraan Gebyar Melayu Pesisir 2026 digelar di K Square, Batam, Kamis (17/9/2026). (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

Sekdaprov Kepri turut menabuh gendang, membuka penyelenggaraan Gebyar Melayu Pesisir 2026 digelar di K Square, Batam, Kamis (17/9/2026). (Angga/BIRO ADPIM KEPRI)

Pemprov Kepri mendorong Bank Indonesia dan pelaku usaha memperkuat UMKM sekaligus mengembangkan budaya Melayu sebagai kekuatan ekonomi daerah melalui Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Misni mengatakan GMP 2026 mempertemukan pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, UMKM, komunitas, dan masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis budaya.

Misni menyampaikan hal itu saat membuka GMP 2026 di K Square, Kamis (17/9/2026).

“Pelestarian budaya harus ditempatkan bukan hanya sebagai upaya menjaga identitas, tetapi juga sebagai proses menciptakan nilai tambah ekonomi berbasis kekayaan intelektual dan kreativitas masyarakat,” kata Misni.

Misni meminta pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, kualitas, inovasi, dan kemampuan manajemen. Ia juga mendorong UMKM memperluas akses pembiayaan dan pasar.

Menurutnya, Kepri memiliki modal kuat untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui wastra, tenun, tudung manto, kuliner, kerajinan, seni, dan berbagai produk kreatif Melayu.

Baca Juga :  SE2026 Dimulai, BPS Kepri Turunkan 1.589 Petugas Lapangan

“Kekayaan budaya ini tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga dapat menciptakan nilai tambah ekonomi,” ujarnya.

Misni menilai pelaku UMKM harus memanfaatkan digitalisasi untuk mengikuti perubahan perilaku konsumen dan memperluas pasar.

Bank Indonesia menjalankan sejumlah program untuk memperkuat kapasitas UMKM melalui rangkaian Road to GMP. Program itu mencakup kurasi UMKM, onboarding digital, Export Coaching Program, business matching ekspor dan pembiayaan, showcasing UMKM, serta pelatihan tenun.

“Artinya, kegiatan ini tidak berhenti pada promosi produk, tetapi menyentuh aspek peningkatan kapasitas dan perluasan jejaring usaha,” kata Misni.

Ia juga meminta pelaku usaha memperluas transaksi menggunakan QRIS. Menurutnya, pembayaran digital dapat mempercepat transaksi sekaligus membuka akses konsumen yang lebih luas.

Baca Juga :  Rakornas RUU Daerah Kepulauan, Berharap Segera Dibahas DPR RI

“Mari memanfaatkan kanal pembayaran digital, termasuk QRIS Antarnegara atau cross-border, sebagai bagian dari kesiapan masyarakat Kepri memasuki ekosistem ekonomi regional dan global,” ajaknya.

Misni menyebut posisi Kepri di Selat Malaka memberi peluang besar bagi investasi, perdagangan, industri, dan pariwisata internasional. Namun, pemerintah tetap harus memperkuat konektivitas antarwilayah dan kemampuan pelaku usaha menghadapi persaingan global.

Pemprov Kepri bersama Bank Indonesia, dunia usaha, lembaga pembiayaan, komunitas, dan UMKM akan memperkuat kolaborasi tersebut.

GMP 2026 mengusung tema “Penguatan Warisan Melayu untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri Rony Widijarto Purubaskoro serta unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.

Editor: Bibah

 

Berita Terkait

Kodaeral IV Dukung Piala Panglima TNI 2026 di Batam
Kriyanusa 2026 Dorong Perajin Tembus Pasar Global
Riama Tarik Pencalonan Ketua KAHMI Batam, Alihkan Dukungan ke Amsakar
Amsakar Kawal Nasib 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim Investigasi
Pemko Batam Ajak Warga Semarakkan Hari Jadi Ke-24 Kepri
Amsakar Dorong Percepatan Infrastruktur, Air Bersih dan Penanganan Banjir Batam
BP Batam Uji Subdrain Atasi Genangan di CBD Batam Center
BI Kepri Dorong Warisan Melayu Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:02

Kodaeral IV Dukung Piala Panglima TNI 2026 di Batam

Sabtu, 19 September 2026 - 12:40

Pemprov Kepri Apresiasi GMP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 19 September 2026 - 12:08

Kriyanusa 2026 Dorong Perajin Tembus Pasar Global

Kamis, 17 September 2026 - 15:01

Amsakar Kawal Nasib 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim Investigasi

Kamis, 17 September 2026 - 14:55

Pemko Batam Ajak Warga Semarakkan Hari Jadi Ke-24 Kepri

Berita Terbaru

Open Tournament Kejuaraan Layar Piala Panglima TNI 2026 di Nongsa Point Marina, Batam, Jumat (18/9/2026). Foto: Istimewa

Batam

Kodaeral IV Dukung Piala Panglima TNI 2026 di Batam

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:02

Wakil Gubernur Kepri didampingi Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Nenny Dwiyana dan Plt. Kalak BPBD Provinsi Kepulauan Riau Darson, menyerahkan bantuan senilai Rp500 juta untuk korban gempa Flores NTT, diterima Wagub NTT Johni Asadoma, Senin (14/9/2026)

Daerah

Kepri Salurkan Rp500 Juta untuk Korban Gempa Flores

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:50

Konferensi Pers Kriyanusa 2026 di kantor Kemkomdigi, Jakarta. (foto: YouTube KemkomdigiTV)

Batam

Kriyanusa 2026 Dorong Perajin Tembus Pasar Global

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:08