Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Pangkas Birokrasi Administrasi Kapal Nelayan

Selasa, 22 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan saat meresmikan Tim Cakalang di Pulau Kasu, Belakang Padang, Selasa (22/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan saat meresmikan Tim Cakalang di Pulau Kasu, Belakang Padang, Selasa (22/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam membentuk Tim Percepatan Administrasi Kapal Nelayan Gratis (Tim Cakalang) untuk memangkas rantai birokrasi pengurusan dokumen kapal nelayan di wilayah hinterland.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad meluncurkan Tim Cakalang di Kampung Nelayan Merah Putih, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (22/9/2026). Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyerahkan 100 unit mesin ketinting kepada nelayan.

Peluncuran Tim Cakalang ditandai dengan penyerahan SK Wali Kota Batam Nomor 387 Tahun 2026 tentang pembentukan tim lintas instansi tersebut.

Tim Cakalang hadir untuk mendekatkan pelayanan administrasi kapal kepada nelayan. Selama ini, nelayan harus mendatangi sejumlah instansi untuk mengurus berbagai dokumen sebelum mendapatkan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi.

Amsakar meminta tim tidak berhenti pada peluncuran. Ia menegaskan pelayanan harus berjalan cepat, gratis, dan berkelanjutan.

“Substansi pembangunan itu ada tiga: mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan yang membutuhkan. Hari ini kita hadir melaksanakan ketiganya. Melalui Tim Cakalang, kita hadir memotong rantai birokrasi yang rumit agar nelayan mudah mendapatkan BBM bersubsidi,” ujar Amsakar.

Ia juga meminta nelayan memanfaatkan bantuan mesin ketinting untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga.

“Bantuan yang diberikan harus digunakan sebaik-baiknya. Jangan hanya disimpan. Manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga,” pesannya.

Baca Juga :  Pemko Batam Genjot Pelebaran Jalan Tengku Sulung Rp14,6 Miliar

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Admajianto mengatakan pembentukan Tim Cakalang berangkat dari rendahnya kepemilikan dokumen resmi kapal nelayan.

Dari 7.224 kapal berkapasitas 0-5 Gross Ton (GT) di Batam, baru sekitar 898 kapal yang memiliki dokumen rekomendasi pembelian BBM resmi dari BPH Migas.

Menurut Yudi, nelayan sebelumnya harus melewati sejumlah tahapan dan mendatangi berbagai instansi. Proses itu mencakup pengurusan surat tukang di kelurahan atau kecamatan, E-Pas Kecil di KSOP Batam dan Tanjungbalai Karimun, Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui PTSP, E-BKP di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, hingga surat rekomendasi dari Dinas Perikanan.

“Tim Cakalang menggabungkan seluruh unsur terkait untuk turun langsung ke pulau-pulau. Nelayan tidak perlu lagi jauh-jauh mengurus dokumen ke kota,” kata Yudi.

Pemko Batam menjadwalkan Tim Cakalang turun enam kali sepanjang 2026 ke sejumlah wilayah hinterland, termasuk Pulau Kasu, Pulau Terong, Bulang, dan Galang. Pemerintah menargetkan penerbitan hingga 1.500 surat rekomendasi sampai Desember 2026.

Selain memangkas administrasi, Pemko Batam menyerahkan 100 mesin ketinting senilai sekitar Rp500 juta kepada nelayan Kecamatan Belakang Padang.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

Yudi mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui pokok pikiran Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan.

Khusus di Pulau Kasu, sebanyak 50 nelayan penerima bantuan langsung mendapat fasilitasi penerbitan dokumen kapal pada hari yang sama.

Pemko Batam juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta kepada ahli waris nelayan, bantuan kuota internet gratis dari XL Axiata untuk 10 titik, serta menandatangani komitmen bersama pelayanan nelayan.

Dalam kesempatan itu, Amsakar turut menyampaikan sejumlah program Pemko Batam untuk memperkuat sumber daya manusia dan perlindungan sosial masyarakat.

Program tersebut meliputi seragam sekolah gratis, peningkatan bantuan lansia menjadi Rp400 ribu per orang, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan pekerja rentan, serta beasiswa perguruan tinggi bagi anak-anak hinterland dan keluarga kurang mampu.

“Langkah ini selaras dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam untuk membangun dari kelurahan dan desa. Di Batam, kita butuh energi bersama untuk melompat lebih cepat. Mari kita fokus memberi solusi dan memperkuat SDM anak-anak kita agar siap mengisi arus pembangunan Batam ke depan,” kata Amsakar.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Kebutuhan Listrik Data Center Melonjak, BP Batam Dorong Utility First
Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Adaptif dan Kreatif Hadapi Perkembangan Zaman
BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan, 423 Sudah Terbit
Batam Jaga Waduk, Data Center Didorong Bangun Sumber Air Mandiri
Batam-Surabaya Perkuat Kerja Sama Riset dan Inovasi
TMA Waduk Nongsa Turun, BP Batam Atur Suplai Air
Bank Danus Undi 250 Hadiah, Empat Mobil Listrik Jadi Rebutan Nasabah
Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Agen LPG di Batam, Pastikan Penyaluran 3 Kg Siap Dukung KDKMP

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:33

Kebutuhan Listrik Data Center Melonjak, BP Batam Dorong Utility First

Sabtu, 26 September 2026 - 00:56

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan, 423 Sudah Terbit

Jumat, 25 September 2026 - 21:11

Batam Jaga Waduk, Data Center Didorong Bangun Sumber Air Mandiri

Jumat, 25 September 2026 - 21:04

Batam-Surabaya Perkuat Kerja Sama Riset dan Inovasi

Rabu, 23 September 2026 - 13:46

TMA Waduk Nongsa Turun, BP Batam Atur Suplai Air

Berita Terbaru