UHC Day 2025: Pemerintah & BPJS Kesehatan Perkuat Komitmen Layanan JKN

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah bersama BPJS Kesehatan menegaskan kembali komitmen nasional menuju Universal Health Coverage (UHC) dalam Diskusi Publik, Jakarta, Jumat (12/12/2025). Foto: BPJS Kesehatan

Pemerintah bersama BPJS Kesehatan menegaskan kembali komitmen nasional menuju Universal Health Coverage (UHC) dalam Diskusi Publik, Jakarta, Jumat (12/12/2025). Foto: BPJS Kesehatan

Jakarta, metroposid.com: Pemerintah bersama BPJS Kesehatan menegaskan kembali komitmen nasional menuju Universal Health Coverage (UHC) dalam Diskusi Publik bertema “Memaknai Peringatan Cakupan Kesehatan Semesta: Sehatkan Bangsa melalui Asta Cita.” Kegiatan ini menghadirkan jajaran menteri, asosiasi profesi, organisasi profesi, hingga pemerhati JKN sebagai refleksi atas perjalanan Program JKN yang kini telah menjangkau lebih dari 98% penduduk Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyebut JKN sebagai ambisi besar negara untuk mewujudkan layanan kesehatan yang adil dan merata. Ia mengapresiasi meningkatnya akses layanan kesehatan, sekaligus menyoroti tantangan yang makin kompleks terutama keberlanjutan finansial, inflasi alat kesehatan, dan meningkatnya penyakit berbiaya tinggi.

Menurutnya, efisiensi harus diperkuat tanpa menurunkan kualitas layanan. Ia juga menegaskan bahwa pencegahan penyakit tidak menular serta reformasi JKN harus menjadi prioritas nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan bahwa UHC adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga :  Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda

“Capaian UHC bukan berarti berhenti. Setelah tercapai, muncul tantangan baru seperti keaktifan peserta, pemerataan akses di daerah terpencil, dan peningkatan literasi kesehatan,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).

Ia menekankan bahwa keberhasilan JKN tidak boleh mundur dan seluruh masyarakat harus tetap terlindungi.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa UHC berarti setiap orang mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa kesulitan finansial. Ia menjelaskan peran Kemenkes dalam kebijakan kesehatan, sementara BPJS Kesehatan berperan sebagai pengelola pembiayaan layanan kuratif.

Budi menekankan pentingnya keseimbangan antara layanan kuratif dan promotif-preventif, termasuk penguatan program seperti Skrining Riwayat Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis agar beban pembiayaan negara tidak terus meningkat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan komitmen lembaganya memperluas inovasi promotif-preventif, salah satunya Gerakan 3-3-5—jalan santai 3 menit, jalan cepat 3 menit, diulang 5 kali, terinspirasi dari metode interval Jepang untuk menurunkan risiko hipertensi dan diabetes.

Baca Juga :  152 Juta Warga Tetap Terima PBI JKN, Data Terus Dimutakhirkan

BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan inovatif seperti: BPJS Keliling untuk daerah pelosok, Mobile JKN, PANDAWA (08118165165), dan Care Center 165, dan Perluasan jejaring layanan termasuk rumah sakit bergerak

Saat ini peserta JKN telah mencapai 284,11 juta jiwa, atau lebih dari 98% populasi Indonesia.

Mantan Ketua Pansus UU BPJS, Ahmad Nizar Shihab, menilai JKN telah menciptakan budaya solidaritas baru dalam ekosistem kesehatan Indonesia. Menurutnya, gotong royong dalam pembayaran iuran adalah bentuk nyata saling membantu sesama.

BPJS Watch, Timboel Siregar, mengingatkan bahwa keberhasilan UHC harus terus diikuti implementasi instruksi presiden dan kebijakan yang menjamin perlindungan kelompok rentan.

Pakar Ekonomi Kesehatan, Hasbullah Thabrany, menegaskan bahwa UHC adalah amanat konstitusi, sejalan dengan Pasal 34 UUD 1945 yang mewajibkan negara menjamin hak kesehatan seluruh warga.

Editor: Yuli

Berita Terkait

MA Ambil Sumpah Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK
Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Platform, Tegaskan Penegakan Hukum PP Tunas
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Jalur Wisata Bopunjur Aman
Kemenko Kumham Imipas Pastikan Layanan Publik Selama Libur Idulfitri Berjalan Optimal
VIDA Dukung Pelaporan SPT Coretax dengan Tanda Tangan Elektronik
Pantau Pengamanan, Kapolri Pastikan Idulfitri 2026 Aman dan Kondusif
Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Kepri Aman Saat Ramadan–Idulfitri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:45 WIB

MA Ambil Sumpah Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:18 WIB

Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Platform, Tegaskan Penegakan Hukum PP Tunas

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:27 WIB

OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:28 WIB

BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Jalur Wisata Bopunjur Aman

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:37 WIB

Kemenko Kumham Imipas Pastikan Layanan Publik Selama Libur Idulfitri Berjalan Optimal

Berita Terbaru